Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Anak Zaman Sekarang Mengenal Kimpul?

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 07:16 WIB | Oleh:
Apakah Anak Zaman Sekarang Mengenal Kimpul? Doc: ist
Ket. mulai populer?

JAKARTA – Di media social sekarang tengah beredar makanan pengganti nasi dari umbi-umbian termasuk kimpul (sejenis talas). “Bagi kalangan milenial kimpul sudah biasa, tapi mungkin bagi gen Z kimpul itu jadi sebuah tren yang menarik," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini dalam konferensi pers “Wonderful Indonesia Gastronomy” di Jakarta, Selasa.

Kementerian Pariwisata menilai bahwa penggunaan kimpul  sebagai bahan pengganti pangan yang belakangan viral di media sosial telah mengangkat kekayaan gastronomi Indonesia. Gastronomi bisa dikatakan sebagai seni penyajian makanan lokal agar lezat.

Made menyampaikan penggunaan kimpul sebagai salah satu pangan yang dapat dikonsumsi dalam cara yang sehat dan menarik, akan mengundang orang lain untuk mencoba hingga mengeksplorasi cita rasanya untuk dikombinasikan menjadi hidangan unik.

Di sisi lain, berbagai menu yang dibuat menggunakan talas akan mengangkat nilai dari bahan tersebut. Dia juga menilai bahwa adanya kemajuan teknologi dan media sosial pada masa kini sangat bermanfaat bagi sektor pariwisata dalam mempromosikan suatu daya tarik bangsa baik dari segi kuliner, atraksi maupun kekayaan alam dan budaya.

Sebuah upaya yang sedang Kementerian Pariwisata lakukan untuk mengangkat bahan-bahan pangan lokal Indonesia agar ebih dikenal oleh dunia adalah dengan menyelenggarakan "Wonderful Indonesia Gastronomy 2026." Kali ini mengangkat soal kearifan lokal, tradisi serta filosofi di balik makanan, hingga bagaimana seluruh kekayaan tersebut diterjemahkan ke dalam pengalaman gastronomi masa kini.

Ketua Indonesia Gastronomy Network (IGN) Vita Datau menambahkan bahwa semakin dikenalnya talas di jagat media sosial akan memperkaya edukasi masyarakat dunia mengenai keberagaman pangan Indonesia. Berbagai hidangan yang diciptakan merupakan bukti menarik dari meningkatnya kesadaran akan makanan sehat menggunakan panganan lokal.

"Indonesia itu harus mengklaim dirinya sebagai negara yang mempunyai aset gastronomi terkaya, salah satunya adalah kimpul. Ada juga sagu," kata Vita. Menurut Vita, kemajuan teknologi sudah sangat membantu untuk mempromosikan berbagai bahan pangan lokal suatu daerah. Namun, hal yang terpenting adalah bagaimana pemerintah bersama pihaknya dapat memajukan para pemangku kepentingan dan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dari produk yang diperkenalkan pada pasar secara luas.

Ekosistem yang dibangun, katanya, harus bisa memberikan keuntungan pada tiap pelaku yang terlibat dalam rantai produksi secara berkelanjutan. Sebuah akun dengan nama pengguna @black.sheep8208 menarik pengguna lain di media sosial TikTok usai membagikan berbagai variasi menu yang menggunakan kimpul.

Sang pemilik akun kerap mengganti salah satu bahan dengan kimpul untuk membuat hidangan-hidangan yang kekinian. Misalnya, seperti camilan hashbrown yang kerap menggunakan bahan utama kentang, dibuat menjadi kimpulbrown. Menu lain yang menarik adalah camilan asal Thailand yakni mango sticky rice, yang diubahnya menjadi mango sticky kimpul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Gempa NTT Jadi Alarm, TII D...
Megapolitan
Aliran Sungai Cileungsi men...

Tradisi Keduk Beji di Ngawi

2 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi Keduk Beji di Ngawi
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.