Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penguatan UMKM Strategi Penting Bawa Jakarta Menuju 50 Kota Global

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 12:36 WIB | Oleh:
Penguatan UMKM Strategi Penting Bawa Jakarta Menuju 50 Kota Global Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Ilustrasi. Pelaku UMKM menata produk sabun bertema Natal saat Jakarta Christmas Market 2025.

JAKARTA -- Penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif merupakan strategi penting untuk membawa Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global pada tahun 2030.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan, di tengah pertumbuhan ekonomi Jakarta, penguatan sektor riil melalui UMKM menjadi faktor penting guna menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

​"Sejalan dengan visi Gubernur Pramono Anung, Dinas PPKUKM terus membangun ekosistem kewirausahaan yang mampu melahirkan pelaku usaha kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi," ujar Ratu dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan bahwa sebuah kota global tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan investasi, tetapi juga membutuhkan fondasi ekonomi masyarakat yang kuat.

Tak hanya itu, UMKM dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan inovasi, serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoptimalkan program JakPreneur. Melalui program ini, Dinas PPKUKM mengintegrasikan pengembangan kapasitas usaha, memberikan pendampingan, membantu akses pembiayaan, memperluas akses pasar, hingga mempercepat transformasi digital.

Berdasarkan data per 10 Juli 2026, total usaha binaan Jakarta Entrepreneur (JakPreneur) telah mencapai 422.617 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 344.704 anggota atau 81,56 persen berstatus aktif.

​"Tingginya jumlah usaha binaan aktif ini menunjukkan satu hal, bahwa ekosistem kewirausahaan yang tumbuh di Jakarta semakin kuat. Ini sebagai modal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan kreativitas," katanya.

Data Dinas PPKUKM juga menunjukkan bahwa pelaku ekonomi kreatif mendominasi ekosistem UMKM binaan tersebut. Subsektor kuliner menjadi yang terbesar dengan 198.581 pelaku usaha (46,99 persen), disusul oleh fesyen dengan 24.116 usaha, kriya (craft) 9.073 usaha, seni 1.267 usaha, desain 693 usaha, fotografi 20 usaha, dan gim 11 usaha.

"Keberagaman subsektor ini mencerminkan besarnya potensi ekonomi kreatif Jakarta sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru," ucapnya.

​Dalam upaya memperluas akses pasar dan efisiensi usaha di era ekonomi digital, Dinas PPKUKM terus mempercepat transformasi digital UMKM.

"Saat ini, sebanyak 278.155 peserta JakPreneur (65,82 persen) telah terdigitalisasi, sedangkan 144.462 peserta lainnya (34,18 persen) masih menjalani proses pendampingan," katanya.

​Dengan melihat progres yang signifikan tersebut, Ratu optimistis bahwa UMKM yang kuat akan melahirkan ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kompetitif. Ia juga meyakini visi Gubernur Pramono untuk membawa Jakarta masuk sebagai 50 kota global dapat terwujud.

​"Kami terus menjalankan arahan Bapak Gubernur Pramono dengan memastikan UMKM Jakarta menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya visi Jakarta sebagai kota global yang inklusif, inovatif, dan masuk dalam jajaran 50 kota global dunia pada 2030," kata Ratu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Apple Gugat OpenAI Karena M...
Megapolitan
Pameran Instalasi Seni Trop...
Olahraga
Sesi Pemusatan Latihan Timn...
Pemkot Bogor Bangun Off-Ramp Ciawi Selatan, Solusi Kurangi Kemacetan Simpang Ciawi dan Tingkatkan Konektivitas

Pemkot Bogor Bangun Off-Ramp Ciawi Selatan, Solusi Kurangi Kemacetan Simpang Ciawi dan Tingkatkan Konektivitas

10 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.