Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku UMKM Madiun Diajarkan Pelatihan Digital Agar Naik Kelas

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 06:51 WIB | Oleh:
Pelaku UMKM Madiun Diajarkan Pelatihan Digital Agar Naik Kelas Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menyerahkan bantuan alat pemasaran digital berupa alat printer termal, ring light, dan clip on kepada pelaku UMKM binaan di di Gedung Dekranasda Kota Madiun, Kamis (13/8/2026) agar naik kelas di era digital.

MADIUN, JAWA TIMUR - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur memfasilitasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) wilayah setempat untuk naik kelas dengan memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi digital.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan digitalisasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelaku UMKM. Pelatihan digital yang diberikan di antaranya, pencatatan transaksi melalui aplikasi Point of Sale (POS) serta pemasaran produk melalui platform digital guna menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Sekarang UMKM yang menggunakan lokasi atau tempat dari Pemerintah Kota ini akan diwajibkan menggunakan POS,” ujarnya saat membuka pelatihan penguatan kapasitas UMKM di era digital yang digelar di Gedung Dekranasda Kota Madiun, Kamis (13/8).

Guna mendukung pencatatan transaksi secara digital tersebut, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil (Disnaker KUKM) Kota Madiun membagikan bantuan alat printer termal, ring light, dan clip on kepada 22 pelaku UMKM binaan dinas setempat.

“Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pencatatan transaksi, promosi produk, hingga pembuatan konten digital bagi pelaku UMKM di era digital saat ini,” katanya.

Ia menegaskan dengan penggunaan aplikasi POS, membuat transaksi tercatat secara jelas dan menghasilkan nota sebagai bukti pembelian, sehingga memberikan kepastian bagi konsumen.

Data transaksi yang terkumpul juga dapat membantu Pemkot Madiun memotret perputaran uang di sektor UMKM secara lebih akurat. Data tersebut nantinya dapat menjadi bahan dalam penghitungan pertumbuhan ekonomi daerah bersama BPS.

Tak hanya untuk kepentingan pemerintah, pencatatan transaksi yang rapi juga memberikan manfaat bagi pelaku UMKM. Rekam usaha tersebut dapat menjadi gambaran perkembangan bisnis dan membuka peluang mendapatkan rekomendasi tambahan modal ketika dibutuhkan.

Selain membenahi transaksi, Pemkot Madiun juga mendorong pelaku UMKM memperkuat pemasaran melalui media sosial.

“Setelah pelatihan ini, harapannya satu, nanti printer termal dan aplikasi POS itu harus digunakan. Yang kedua, kami juga mendukung para UMKM untuk kreatif memperkenalkan produknya di sosial media. Makanya kita tambahkan tadi ada perlengkapan untuk live dan lain-lain,” katanya.

Dengan pelatihan tersebut, pihaknya yakin UMKM binaan dinas terkait dapat eksis menyesuaikan dengan perkembangan era digital. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.