Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Hanya Wacana, Bogor Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan dengan 23 Ribu Bibit

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Hanya Wacana, Bogor Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan dengan 23 Ribu Bibit Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor Entis Sutisna menyalurkan sebanyak 23.310 bibit tanaman produktif kepada kelompok tani di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026).

BOGOR – Penguatan ketahanan pangan menjadi agenda strategis untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pasokan pangan di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim, dinamika geopolitik, dan fluktuasi harga komoditas global.

Upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan cadangan pangan, modernisasi sektor pertanian, perbaikan distribusi, serta pemberdayaan petani.

Dengan kebijakan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, ketahanan pangan tidak hanya mampu menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kemandirian pangan nasional dalam jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyalurkan sebanyak 23.310 bibit tanaman produktif kepada kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor Entis Sutisna di Cibinong, Jumat (10/7), mengatakan bantuan tersebut terdiri atas 20.700 polybag bibit sayuran serta 2.610 polybag tanaman obat keluarga (TOGA).

Bibit sayuran yang disalurkan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Wilayah V itu meliputi cabai, tomat, dan terong untuk mendukung pemanfaatan lahan produktif sekaligus meningkatkan produksi pertanian masyarakat.

Menurut Entis, komoditas hortikultura, khususnya cabai, menjadi salah satu fokus pengembangan karena merupakan komoditas strategis yang dapat mempengaruhi pergerakan harga pangan dan inflasi daerah.

Peningkatan produksi cabai di tingkat lokal diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pasokan sekaligus membantu menjaga stabilitas harga bagi masyarakat.

"Kami berharap bantuan bibit ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil panen, serta mengembangkan usaha tani yang lebih berkelanjutan demi kesejahteraan bersama," kata Entis.

Ia mengimbau seluruh kelompok tani penerima manfaat untuk merawat dan memanfaatkan bantuan bibit secara optimal sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian.

Sementara itu, Kepala UPT Pertanian Wilayah V menyatakan pendistribusian bibit akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk memperkuat peran kelompok tani dalam meningkatkan produksi pangan lokal.

Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
OJK Targetkan Indonesia Jad...
Resmi IPO Hari Ini, Jumat (10/7), RANS Entertainment Bantah Rumor Pencucian Uang

Resmi IPO Hari Ini, Jumat (10/7), RANS Entertainment Bantah Rumor Pencucian Uang

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.