Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Piala Dunia 2026: Argentina Waspadai Perlawanan Swiss, Scaloni Prediksi Laga Perempat Final Berjalan Berat

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 09:22 WIB | Oleh:
Piala Dunia 2026: Argentina Waspadai Perlawanan Swiss, Scaloni Prediksi Laga Perempat Final Berjalan Berat Doc: FIFA
Ket. Lionel Scaloni memberikan instruksi di pinggir lapangan..

KANSAS CITY – Ambisi Argentina mempertahankan gelar Piala Dunia akan kembali mendapat ujian berat saat menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7) pagi WIB. Meski berstatus juara bertahan, La Albiceleste dipastikan tidak akan menjalani pertandingan yang mudah menghadapi tim Swiss yang tengah menikmati pencapaian terbaik dalam sejarah mereka di turnamen ini.

Argentina memburu gelar Piala Dunia keempat sekaligus berusaha menjadi tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan mahkota juara dunia.

Namun, perjalanan tim asuhan Lionel Scaloni menuju delapan besar menunjukkan bahwa mempertahankan gelar jauh dari kata mudah.

Argentina tampil meyakinkan di fase grup dengan menyapu bersih tiga kemenangan di Grup J.

Mereka mengalahkan Aljazair 3-0, Austria 2-0, dan Yordania 3-1. Pada fase tersebut, Lionel Messi menjadi bintang utama lewat enam gol yang sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 21 gol.

Namun, memasuki fase gugur, perjuangan Argentina berubah jauh lebih berat. Pada babak 32 besar, mereka dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu sebelum menyingkirkan debutan Tanjung Verde melalui gol bunuh diri.

Drama kembali terjadi di babak 16 besar ketika Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menaklukkan Mesir 3-2. Gol penyeimbang Messi menjadi titik balik sebelum tiga gol yang lahir pada penghujung pertandingan memastikan tiket ke perempat final.

Lima kemenangan beruntun memang membawa Argentina terus melaju, tetapi performa mereka juga memperlihatkan bahwa setiap langkah harus diraih melalui perjuangan keras.

Pelatih Lionel Scaloni mengaku kemenangan dramatis atas Mesir menjadi salah satu momen paling berkesan sepanjang kariernya.

"Itu adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan, salah satu yang terbaik. Apa pun yang terjadi setelah ini, tim ini selalu memberi saya keyakinan bahwa mereka tidak pernah berhenti percaya, bahkan ketika segalanya berjalan melawan kami," ujar Scaloni.

Gelandang Enzo Fernandez juga memuji mental juang rekan-rekannya. "Kami memiliki kelompok pemain yang luar biasa. Kami tidak pernah menyerah meski menghadapi berbagai kesulitan. Kami selalu bersama-sama. Terima kasih kepada rekan setim, staf pelatih, dan seluruh pendukung. Kami berhasil melangkah satu tahap lagi," katanya.

Di sisi lain, Swiss datang ke Kansas City dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Murat Yakin berhasil mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954 sekaligus mencatat sejarah baru dengan memenangi dua laga fase gugur secara beruntun untuk pertama kalinya.

Swiss menyingkirkan Aljazair 2-0 pada babak 32 besar sebelum mengalahkan Kolombia melalui adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol di babak 16 besar.

Perjalanan mereka dimulai dari Grup B. Setelah bermain imbang melawan Qatar, Swiss bangkit dengan mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 4-1 serta menundukkan tuan rumah Kanada 2-1 untuk finis sebagai juara grup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Disperindag Babel Pastikan Stok Cabai dan Bawang Cukup

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Disperindag Babel Pastikan ...
Megapolitan
Pagi Ini, PN Jaksel Gelar P...
Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

Ukir Sejarah, Muchova dan Noskova Ciptakan Final Sesama Petenis Ceko di Wimbledon

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.