Disperindag Babel Pastikan Stok Cabai dan Bawang Cukup
📅 Jumat, 10 Jul 2026, 10:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
PANGKALPINANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok cabai dan bawang memenuhi kebutuhan masyarakat karena pasokan dari petani lokal dan luar daerah berjalan lancar.
"Selama liburan sekolah ini, pasokan cabai dan bawang dari Pulau Jawa dan Sumatera lancar," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel, Subekti Saputra, di Pangkalpinang, Babel, Jumat (10/7).
Ia mengatakan hasil pengawasan dan pendataan petugas di sejumlah gudang distributor cabai dan bawang di Provinsi Kepulauan Babel, saat ini stok bawang merah sebanyak 39 ton dan bawang putih sebanyak 32,9 ton.
Sementara itu, stok cabai kecil di lima gudang distributor pangan sebanyak 0,9 ton dan stok cabai merah besar sebanyak 1,4 ton, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami memperkirakan stok cabai dan bawang akan terus bertambah, karena pelaku usaha ini mendatangkan pasokan secara kontinu dari daerah sentra produksi cabai di Pulau Jawa dan Sumatera," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyatakan saat ini harga cabai merah keriting di sejumlah pasar di Kota Pangkalpinang masih bertahan Rp42.000 per kilogram, cabai merah besar Rp42.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp68.000 per kilogram.
Demikian juga cabai rawit hijau masih bertahan Rp61.000 per kilogram, bawang merah Rp36.000 per kilogram, bawang putih honan Rp40.000 per kilogram, dan bawang bombai Rp32.000 per kilogram.
"Saat ini, permintaan cabai dan bawang masih stabil dan diperkirakan akan meningkat pada Sabtu dan Minggu, karena biasanya pada libur akhir pekan ini banyak masyarakat melakukan hajatan seperti pesta perkawinan, syukuran dan lainnya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, biasanya setiap liburan akhir pekan banyak masyarakat melakukan pesta perkawinan yang berdampak terhadap permintaan bumbu masakan yang mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasanya.
"Kami terus berupaya untuk menekan harga cabai dan bawang ini melalui pengawasan stok, distribusi untuk mencegah penimbunan yang akan memicu kenaikan bumbu masakan makanan ini," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!