Wasit Piala Dunia 2026 Tempuh Jarak Belasan Kilometer per Laga, Persiapan Fisik Setara Pemain Elite
📅 Kamis, 09 Jul 2026, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraBerbagai penelitian menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga pergerakan wasit selama pertandingan merupakan lari berintensitas tinggi. Dalam kondisi tertentu, detak jantung mereka dapat mencapai 80 hingga 100 persen dari kapasitas maksimal.
Di saat yang sama, mereka harus terus mengawasi pergerakan seluruh pemain, mengidentifikasi potensi pelanggaran, membaca pola taktik, sekaligus mencari sudut pandang terbaik untuk setiap insiden yang terjadi di lapangan.
Meski telah dipersiapkan secara maksimal, risiko cedera tetap tidak bisa dihindari.
Salah satu insiden terjadi saat Amerika Serikat mengalahkan Australia 2-0 pada fase grup. Wasit asal Jerman, Felix Zwayer, mengalami kram pada masa tambahan waktu hingga terjatuh di lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia bahkan harus mendapatkan bantuan dari pemain kedua tim serta salah satu asisten wasit untuk meregangkan otot kakinya sebelum akhirnya mampu menyelesaikan pertandingan.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa tekanan fisik terhadap wasit tidak kalah berat dibanding para pemain yang mereka pimpin.
Memasuki babak perempat final, sorotan publik memang masih tertuju kepada para pemain bintang yang berjuang memperebutkan trofi Piala Dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, di balik setiap gol, pelanggaran, maupun keputusan kontroversial, terdapat para wasit yang terus berlari mengikuti jalannya pertandingan. Dengan satu tiupan peluit, mereka bisa mengubah arah sebuah laga dan bahkan menentukan perjalanan sebuah negara di turnamen sepak bola terbesar dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!