Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Progres 57%! Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di 29 Provinsi

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Progres 57%! Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di 29 Provinsi Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggandeng Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kementerian Sosial menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Auditorium Kementerian PU, Rabu (20/5)

JAKARTA– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggandeng Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kementerian Sosial menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Auditorium Kementerian PU, Rabu (20/5).

Pertemuan ini digelar untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan agar pembangunan 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II rampung tepat waktu dan siap digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Mewakili Menteri PU Dody Hanggodo, Plt Dirjen Prasarana Strategis Kementerian PU Kuswara mengatakan, program Sekolah Rakyat adalah bentuk komitmen negara memperluas akses pendidikan layak, berkualitas, dan inklusif bagi kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

“Program ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Kementerian PU ditugaskan menyediakan sarana dan prasarana strategis untuk mendukung pelaksanaannya,” ujar Kuswara.

Hingga 19 Mei 2026, seluruh 93 lokasi SR Tahap II yang tersebar di 29 provinsi dan 91 kabupaten/kota telah masuk tahap konstruksi. Rata-rata progres fisik mencapai 57%.

Kementerian PU menargetkan seluruh pembangunan selesai pada 20 Juni 2026. Untuk memastikan target tercapai, Menteri PU melakukan pemantauan langsung ke lapangan.

Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat juga telah dibentuk dengan melibatkan berbagai unit di lingkungan Kementerian PU. Saat ini, sebanyak 67.588 tenaga kerja konstruksi dikerahkan bekerja dalam tiga shift guna mempercepat penyelesaian proyek.

Deputi IV KSP Fadjar Dwi Wishnuwardhani menyebut, koordinasi ini penting untuk segera mengurai kendala di lapangan. Ia menekankan, percepatan tidak boleh mengorbankan mutu, keselamatan, dan kesiapan operasional.

“Waktu pelaksanaan sangat terbatas, jadi percepatan harus dikawal harian. Tapi kualitas dan kesiapan operasional tetap jadi prioritas,” kata Fadjar.

Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang sudah berjalan, termasuk verifikasi lapangan di 22 lokasi SR dan tiga kali rakor lintas kementerian.

“Program Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung, tapi membangun masa depan bangsa. Dengan konsolidasi kuat dan eksekusi disiplin, target 20 Juni 2026 sangat mungkin tercapai,” tegasnya.

Hadir dalam rakor tersebut Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Herman Koswara, perwakilan Kementerian Sosial, serta penyedia jasa pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.