Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

QRIS Makin Ngetren, Pengguna di Jateng Tembus 9,08 Juta

3 Kamis, 13 Agu 2026, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
QRIS Makin Ngetren, Pengguna di Jateng Tembus 9,08 Juta QRIS Makin Ngetren, Pengguna di Jateng Tembus 9,08 Juta Doc: ANTARA/ Auliya Rahman
Ket. Ilustrasi - Pembeli memindai kode batang pembayaran nontunai Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) di salah satu kafe di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

SEMARANG – Meluasnya penggunaan QRIS menunjukkan pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari, sekaligus memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

Tren ini juga membuka peluang bagi transaksi yang lebih efisien dan tercatat, namun perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital, keamanan transaksi, serta akses infrastruktur agar pertumbuhannya tidak menciptakan kesenjangan baru.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyebutkan jumlah pengguna kode batang Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah tersebut terhitung sampai Juni 2026 sudah mencapai 9,08 juta orang.

Kepala Perwakilan BI Jateng M Noor Nugroho di Kota Pekalongan, Kamis (13/8), mengatakan jumlah pengguna itu tercatat paling banyak ketiga secara nasional.

"Untuk gerai yang telah melayani pembayaran QRIS di Jateng, kata dia, hingga periode yang sama sudah mencapai 4,52 juta gerai, atau terbanyak keempat secara nasional," kata M Noor Nugroho saat Media Briefing Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) se-Jateng yang dihadiri KPwBI Provinsi Jateng, KPwBI Solo, KPwBI Tegal, dan KPwBI Purwokerto.

Menurut dia, BI terus memperkuat kebijakan yang mendukung pertumbuhan (pro-growth), salah satunya melalui akselerasi digitalisasi sistem pembayaran.

Melalui digitalisasi, kata dia, transaksi pembayaran menjadi sangat efisien dan efektif, tidak hanya dari sisi waktu namun juga biaya.

Ia menjelaskan BI terus memperluas akseptasi digital melalui Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 yang dirangkai dengan peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 RI.

Pelaksanaan PQN 2026 pada 11–17 Agustus 2026, dan di Jateng dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang mendekatkan dan memudahkan penggunaan pembayaran digital kepada masyarakat.

Selain melalui digitalisasi, kata dia, penguatan edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Rupiah tetap dilakukan.

Pada paruh pertama 2026, telah dilaksanakan 49 kegiatan edukasi CBP (Cinta Bangga dan Paham) Rupiah dengan menjangkau 29.909 peserta di Jateng.

Ia mengatakan BI juga telah menyalurkan Rp3,62 miliar uang layak edar ke empat pulau, sekaligus menghadirkan layanan kas keliling dan edukasi CBP Rupiah.

Perluasan literasi Rupiah juga dilakukan secara kolaboratif melalui berbagai kegiatan pendidikan, keagamaan, budaya, dan sport tourism di wilayah Semarang.

Kemudian, Solo Raya, eks-Karesidenan Pekalongan, dan Banyumas Raya, termasuk Rupiah Borobudur Playon (RBP), Adipati QRIS Run di Solo, Tegal City Run di Tegal , dan QRIS Purwokerto Run di Purwokerto.

Selain itu, kata dia, dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi juga dilakukan melalui upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Jateng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.