Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter Gizi Ingatkan Ibu Jangan Asal Pilih Susu, Cek Kandungan Gizinya.

25 Minggu, 04 Okt 2026, 04:40 WIB | Oleh:
Dokter Gizi Ingatkan Ibu Jangan Asal Pilih Susu, Cek Kandungan Gizinya. Dokter Gizi Ingatkan Ibu Jangan Asal Pilih Susu, Cek Kandungan Gizinya. Doc: Ist
Ket. Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Permata Depok, dr. Felianty Badralany, Sp.G.K

Pemilihan susu pertumbuhan untuk anak sering kali menjadi dilema tersendiri bagi para orang tua. Di tengah beragamnya produk susu yang beredar di pasaran, kemudahan klaim nutrisi dan iming-iming harga terjangkau tak jarang membuat orang tua asal memilih tanpa mencermati kebutuhan gizi anak yang sebenarnya.

Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Permata Depok, dr. Felianty Badralany, Sp.G.K., mengingatkan orang tua agar tidak terfokus pada merek atau klaim promosi semata. Menurutnya, langkah pertama yang paling krusial sebelum membeli susu pertumbuhan adalah membaca dan memahami Informasi Nilai Gizi pada label kemasan.

"Jangan terpaku pada merek susu tersebut dan klaim yang diberikan. Langsung lihat label gizi yang tertera di box atau kaleng susu," tegas dr. Feli. 

Salah satu perhatian utama dalam memilih susu pertumbuhan adalah kandungan gula. Dokter Feli menjelaskan bahwa orang tua perlu jeli membedakan jenis gula yang tertera pada komposisi produk. “Kandungan laktosa pada susu merupakan gula alami yang berasal dari susu itu sendiri dan aman untuk dikonsumsi anak. Namun, orang tua perlu mewaspadai jenis gula tambahan seperti sukrosa dan maltodekstrin. Gramasi dari gula tambahan ini harus diperhatikan secara cermat karena akan terakumulasi dan menambah total asupan gula harian anak.” jelasnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas asupan gula tambahan pada anak kurang dari 10% total energi harian atau tidak melebihi 25 gram per hari.

"Kita harus lihat berapa gram sukrosanya per takaran saji. Jika anak minum susu dua kali sehari, tinggal dikalikan. Efek konsumsi gula berlebihan mungkin tidak terlihat jangka pendek, namun dalam jangka panjang bisa memicu risiko obesitas hingga penyakit metabolik seperti diabetes melitus," jelasnya.

Dalam membaca label gizi, orang tua diminta memperhatikan urutan informasi secara cermat. Informasi takaran saji dan energi total yang tertera di bagian paling atas kemasan menjadi acuan dasar dalam menghitung pemenuhan gizi harian anak. Selanjutnya, pastikan kecukupan kadar protein yang terkandung di dalamnya telah sesuai dengan porsi harian anak. 

“Orang tua juga perlu mencermati kandungan zat besi dan zinc yang penting untuk pembentukan sel darah merah, pertumbuhan fisik, serta imunitas tubuh. Tak kalah penting, keberadaan DHA, Omega 3, dan Omega 6 sangat berperan dalam menunjang tumbuh kembang otak anak.” tambah dokter Feli.

Dokter Felianty juga mengingatkan agar orang tua membandingkan kandungan gizi secara sepadan antar produk, misalnya membandingkan kandungan DHA murni bukan menyamakannya begitu saja dengan cod liver oil.

Hal penting yang sering disalahpahami adalah menganggap susu sebagai penentu utama keberhasilan gizi anak. Dokter Felianty menegaskan pentingnya mengubah pola pikir tersebut.

"Susu itu bukan penentu keberhasilan pencapaian nutrisi pada anak, susu hanya pelengkap. Tetap orang tua harus mengutamakan pola makan sehat dari real food atau makanan utama," tuturnya.

Jika anak enggan makan makanan utama dan cenderung memilih minum susu, orang tua disarankan untuk tidak langsung menyerah atau menjadikan susu sebagai pengganti makanan. Orang tua harus konsisten menerapkan jadwal dan porsi makan utama 3 kali sehari agar pola konsumsi anak tetap terjaga dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Pelatda Cabang Olahraga Pet...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.