Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes: Realisasi CKG di Lebak Capai 24,1 Persen hingga Awal Juli

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes: Realisasi CKG di Lebak Capai 24,1 Persen hingga Awal Juli Doc: ANTARA
Ket. Seorang petugas Puskesmas Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di permukiman warga.

LEBAK – Realisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kabupaten Lebak, Banten, hingga awal Juli 2026 mencapai 24,1 persen dari jumlah penduduk 1,5 juta jiwa di daerah ini sebagai upaya deteksi dini penyakit.

‎"Kita minta seluruh puskesmas terus mengoptimalkan kegiatan Program CKG," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Eka Dharmana Putra, di Lebak, Kamis (09/7).

‎Ia mengharapkan petugas puskesmas di lapangan terus dapat mensukseskan program tersebut, yang bertujuan mendeteksi dini penyakit menular maupun Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti diabetes, jantung, darah tinggi, kanker, dan kolesterol.

‎Bila mereka teridentifikasi positif mengidap PTM, lanjut dia, masyarakat bisa menjalani pengobatan rutin lanjutan di rumah sakit.

‎"Program CKG itu untuk mempersiapkan masyarakat yang berkualitas dan unggul dengan kondisi sehat, sehingga dapat meningkatkan Usia Harapan Hidup (UHH)," katanya.

‎Ia mengatakan petugas medis di 43 puskesmas yang tersebar di 28 kecamatan merupakan garda terdepan untuk mensukseskan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

‎Karena itu pihaknya minta puskesmas dapat mengajak berbagai komponen masyarakat untuk terlibat menggelorakan Program CKG, mulai dari organisasi maupun lembaga, seperti sekolah, ormas, permukiman, sekolah, perguruan tinggi, pondok pesantren dan lainnya.

‎Selain itu, kata dia,  petugas puskesmas setiap pekan menyelenggarakan Program CKG di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk di lingkungan Polri, TNI dan penegak hukum serta perusahaan BUMN.

‎"Kami kerja keras melakukan CKG agar dapat mempertahankan realisasi pencapaian CKG peringkat satu di Banten," kata Eka.

‎Sementara itu Plt Kepala Puskesmas Rangkasbitung Sudiarto Setiawan mengatakan pihaknya hingga kini menyasar ke berbagai komponen masyarakat, ormas, sekolah, ponpes, permukiman dan lainnya untuk mengoptimalkan CKG.

‎Bahkan pihaknya setiap hari melayani CKG dan dari Januari sampai awal Juli 2026 sudah terealisasi 3.500 orang dan dipastikan terus bertambah.

‎Pemeriksaan CKG itu sangat penting untuk mengetahui faktor risiko dalam mencegah penyakit hipertensi, gula darah, kesehatan jiwa, penyakit paru-paru, obesitas sentral atau lingkar perut.

‎"Kami melakukan CKG tidak ada yang dirujuk, namun mereka mendapatkan pengobatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Senyum, Salam, Sapa, dan Sa...
Nasional
Ada Gerakan Selamatkan Pang...
Luar Negeri
AS Hancurkan 5 Kapal Tanker...

Rupiah Terancam Melemah - 09 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Terancam Melemah - 0...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.