Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Akan Gelar 'Betawi Night' saat Kunjungan Presiden Kazakhstan

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 07:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Akan Gelar 'Betawi Night' saat Kunjungan Presiden Kazakhstan Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan menggelar acara “Betawi Night” saat Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev berkunjung ke Jakarta pada Juni nanti.

Pramono menyebut acara itu digelar untuk memperkenalkan budaya Betawi di kancah internasional.

“Pada bulan Juni akan hadir Presiden Kazakhstan, kebetulan tadi saya menerima Dubes Indonesia yang ada di Kazakhstan, mereka mengusulkan ada yang disebut dengan Betawi Night di hadapan pimpinan kita, apakah itu Bapak Presiden, para menteri dan sebagainya, dengan Presiden Kazakhstan,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (02/3).

Sebagai pemimpin Ibu Kota, Pramono ingin budaya Betawi menjadi “jiwa” bagi Jakarta.

Bahkan sejak menjabat sebagai Gubernur Jakarta, Pramono menerapkan seluruh jajaran menggunakan pakaian ujung serong dan kebaya encim saat hari pelantikan.

Pakaian ini menggantikan jas atau kebaya biasa yang biasanya digunakan di acara-acara resmi Pemprov DKI.

Tak sampai di situ, menurut Pramono, budaya Betawi harus ditampilkan dalam berbagai kegiatan formal maupun budaya.

“Maka berulang kali saya mengatakan dan saya sampaikan juga kepada tokoh-tokoh Betawi, saya ingin tradisi Betawi ini bisa dipanggungkan ke panggung-panggung dunia,” ujar Pramono.

Sebagai bentuk upaya melestarikan budaya Betawi, Pramono juga berencana akan melakukan revitalisasi di Museum MH Thamrin. Adapun anggaran yang disiapkan untuk revitalisasi museum tersebut sebesar Rp15 miliar.

Pramono mengaku, rencana revitalisasi itu muncul setelah ia melakukan kunjungan langsung ke museum tersebut beberapa waktu lalu.

Gubernur DKI tersebut menilai sosok MH Thamrin memiliki peran besar dalam sejarah Jakarta dan masyarakat Betawi sehingga layak mendapatkan penghormatan yang lebih baik.

Lebih lanjut, Pramono juga mengusulkan agar sejarah hingga bahasa Betawi bisa masuk dalam kurikulum muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.