Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Berharap Industri Kreatif Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 21:15 WIB | Oleh:
Kemenekraf Berharap Industri Kreatif Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional  Doc: RRI/Pradipta Rahadi

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menaruh harapan, industri kreatif berperan lebih besar dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Industri kreatif yang dimaksud yaitu dari bidang film dan animasi.

Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu, mengatakan film dan animasi dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu dikarenakan pertumbuhan subsektor bidang film dan animasi tumbu pesat.

“Dari data-data per November 2025, kelihatan baik animasi maupun film melesat, jadi growth (pertumbuhannya) bagus. Kita berharap industri ini menjadi new engine of growth,” kata Ayu di Jakarta, Minggu (23/11).

Ayu pun dalam kesempatan itu menutup Bootcamp AKTIF 2025. Ayu mengumumkan terdapat enam film dan animasi yang berkesempatan partisipasi di Asia TV & Forum Market (ATF) 2025.

“Pemenang bootcamp ini mendapatkan peluang untuk berlaga di forum ATF. Ini sebagai bagian dari program akselerasi kreatif yang kami dorong,” kata dia.

Perwakilan Komik Jagoan, Regita Andianti, menyampaikan bootcamp memberikan pemahaman menyeluruh tentang bisnis perfilman. Dari sana, ia belajar banyak bagaimana mendistribusikan dan mempromosikan hasil karyanya.

“Saya belajar bagaimana film tidak hanya sebagai IP, tetapi berkembang menjadi produk lain yang berkelanjutan. Dan membentuk ekosistem industri yang terintegrasi dari ekshibisi, distribusi, hingga publikasi,” kata Regita.

Melalui Bootcamp AKTIF, Kementerian Ekraf memperkuat ekosistem subsektor film dan animasi dengan menyiapkan talenta yang tidak hanya unggul. Namun juga memahami strategi distribusi dan keberlanjutan bisnis, sehingga mampu bersaing di pasar regional dan global. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.