Prancis Membara: 12.000 Orang Dievakuasi Usai Api Lahap Hutan Pyrenees-Orientales
📅 Rabu, 08 Jul 2026, 01:32 WIB | Oleh: Deri HenriawanISTANBUL - Sebanyak 12.000 orang dievakuasi pada Selasa (7/7) ketika kebakaran hutan di Departemen Pyrenees Orientales, Prancis selatan, terus meluas, menurut laporan stasiun televisi BFMTV.
Otoritas setempat mengatakan kepada BFMTV bahwa 12.000 warga harus dievakuasi akibat meluasnya kebakaran di komune Trevillach, yang memaksa pengerahan sekitar 800 petugas pemadam kebakaran.
Prefek setempat mengatakan kebakaran hutan di Pyrenees Orientales hingga kini masih belum berhasil dikendalikan, setelah menghanguskan sekitar 4.900 hektare lahan.
“Kami berharap dapat mengendalikan kebakaran secepat mungkin, tetapi saya rasa kami tidak akan bisa melakukannya hari ini mengingat kondisi cuaca masih sama seperti kemarin,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pyrenees Orientales, Kolonel Eric Belgioino.
Risiko kebakaran hutan saat ini berada pada tingkat “sangat tinggi” di tiga departemen dan “tinggi” di 61 departemen lainnya. Sementara itu, peringatan gelombang panas berstatus oranye diberlakukan di 61 departemen pada Selasa, dengan suhu diperkirakan berkisar antara 35 hingga 38 derajat Celsius.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di wilayah barat daya Prancis, suhu diperkirakan dapat mencapai 41 derajat Celsius.
Badan meteorologi nasional Prancis menyatakan bahwa gelombang panas diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir pekan ini.
“Hampir 14.500 hektare lahan telah terbakar sejak awal musim ini, hampir tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Perdana Menteri Sebastien Lecornu kepada Majelis Nasional pada Senin (6/7). Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!