Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Tidar Minta Wadal para Peziarah

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 06:12 WIB | Oleh:
Gunung Tidar Minta Wadal para Peziarah Doc: ist
Ket. tertimpa pohon tumbang

MAGELANG -  Gunung Tidar di Magelang sering menjadi tempat orang berziarah. Di situ dipercaya ada makam Ismoyo yang dalam dunia pewayangan disebut Semar dan ada penjaganya. Kali ini nasib sial menimpa lima peziarah, bahkan satu meninggal. Apakah ini berarti Gunung Tidar minta wadal atau korban? Entahlah.

Lima peziarah di Gunung Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah tertimpa pohon saat terjadi bencana angin kencang, satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia, atas nama Sri Istantini (64), warga Tempuran, Kabupaten Magelang.

“Yang satu, kebetulan korbannya meninggal dunia warga Meteseh, Tempuran. Sedang kita proses terkait dengan santunan asuransinya,” kata Pj Sekda Kota Magelang Larsita kepada wartawan di RSUD Tidar, Sabtu.

Peziarah ini dilaporkan terluka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia. Dia diduga tertimpa pohon saat akan turun dari puncak Gunung Tidar.

“Pemerintah Kota Magelang dalam rangka wujud simpati atas musibah yang terjadi. Meskipun musibah tidak bisa kita kehendaki, tapi inilah kenyataan alam yang menimpa pada saudara kita yang pengunjung dari Gunung Tidar. Insya Allah, kita upayakan untuk keluarga uang duka," katanya.

Korban yang meninggal dunia tersebut, katanya, berdasarkan informasi dari kepolisian, medis dan UPT Gunung Tidar, korban tertimpa salah satu pohon saat turun.

Kemudian, titik kedua, kejadian di parkiran bus atau bekas terminal lama. Di titik ini pohon pinus yang berada di belakang shelter roboh menimpa mobil pikap yang parkir dan menimpa 4 orang peziarah.

Keempat orang peziarah terdiri atas tiga orang dari Jawa Timur dan seorang dari Jawa Barat. Adapun tiga orang dari Jawa Timur tepatnya warga Kapasan, Gadungan, Puncu, Kediri, yakni Vivian Nadya Gisca, Salsa Putri Nur Amalina, dan Kamludin.

Sedangkan satu peziarah dari Jawa Barat, yakni Mahfudin warga Blok Cipanas, Argalingga, Argapura, Majalengka. Mereka setelah dievakuasi dibawa menuju RSUD Tidar untuk mendapatkan perawatan.

Ia menuturkan Pemerintah Kota Magelang menutup sementara obyek wisata Gunung Tidar. Penutupan sementara ini dilakukan untuk langkah antisipasi dan evaluasi mendalam buntut lima peziarah tertimpa pohon di kompleks Gunung Tidar.

Kejadian Serupa

Kejadian pohon tumbang juga terjadi di Jember. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo mengatakan sebanyak tujuh orang terluka tertimpa pohon roboh akibat angin kencang yang terjadi di tujuh desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu.

"Telah terjadi angin kencang di sejumlah wilayah yang berlangsung secara tiba-tiba, sehingga mengakibatkan beberapa pohon tumbang ke arah badan jalan dan menimpa rumah warga," katanya di Jember.

Menurutnya pohon tumbang tersebut menyebabkan terganggunya akses jalan serta kerusakan pada beberapa bangunan milik warga, bahkan pohon tumbang yang menimpa rumah menyebabkan pemilik rumah terluka.

"Tujuh korban luka ringan karena tertimpa pohon yang tumbang ke rumah mereka dan sudah mendapatkan perawatan dari tim medis puskesmas terdekat," tuturnya.

Berdasarkan rekap data yang telah dihimpun BPBD Jember tercatat daerah terdampak bencana angin kencang di lima kecamatan yakni Kecamatan Tanggul, Ledokombo, Wuluhan, Silo, dan Balung dengan sebaran di tujuh desa.

"Satu rumah mengalami rusak berat, satu rumah rusak sedang dan empat rumah rusak ringan, jaringan listrik PLN juga terdampak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.