Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Integrasi QRIS Indonesia dan UPI India Ditargetkan Rampung Akhir 2026

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Integrasi QRIS Indonesia dan UPI India Ditargetkan Rampung Akhir 2026 Doc: ANTARA/Kuntum Khaira Riswan
Ket. Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty (tengah) saat konferensi pers terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta, Selasa (7/7).

JAKARTA - Integrasi sistem pembayaran berbasis kode respons cepat antara Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan Unified Payments Interface (UPI) India ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Chakravorty dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa malam, terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Indonesia yang sedang berlangsung.

“Saya berharap pada akhir tahun nanti kita akan melihat terwujudnya integrasi antara QRIS dan UPI,” katanya.

Menurut Chakravorty, pembahasan teknis terkait integrasi tersebut saat ini masih berlangsung antara penyelenggara sistem pembayaran di Indonesia dengan mitra di India. Selain itu, proses integrasi teknologi juga telah memasuki tahap yang sangat lanjut.

“Kami berharap pembahasan tersebut beserta integrasi teknologinya dapat segera diselesaikan. Jadi, proses ini masih berlangsung, tetapi sudah berada pada tahap yang sangat lanjut,” jelas dia.

Dubes mengatakan pemimpin Indonesia dan India telah menyampaikan keinginan agar integrasi sistem pembayaran kedua negara dapat segera diwujudkan. Arahan tersebut, lanjut dia, menjadi dorongan bagi para pihak yang tengah melakukan negosiasi untuk mempercepat penyelesaian proses integrasi.

“Mengingat kedua pemimpin telah menyatakan keinginan agar proses ini segera diwujudkan, saya yakin arahan tersebut telah diteruskan kepada para pihak yang sedang melakukan perundingan untuk segera menuntaskan negosiasi,” kata Chakravorty.

Sebelumnya pada hari yang sama di Istana Merdeka, Jakarta, PM Modi dan Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana mengintegrasikan sistem pembayaran asal dua negara tersebut.

Modi menilai jika kedua sistem pembayaran terintegrasi, maka itu dapat meningkatkan interaksi antar masyarakat dua negara sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi Indonesia-India.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR Minta Ekspor Listrik Ta...
Luar Negeri
Populasi Menyusut Justru Do...

Pelayanan Publik Kota Amboon Terus Ditingkatkan

12 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelayanan Publik Kota Amboo...

Pekerja Migran Diimbau Manfaatkan KUR

22 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pekerja Migran Diimbau Manf...
Olahraga
Piala Dunia, Argentina Lolo...

Perempuan Jadi Motor Ekonomi Kreatif

32 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perempuan Jadi Motor Ekonom...
Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.