Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angka Penangkapan Anjlok Drastis! Cek Siasat Cerdas Pemprov Sumut Jaga Nelayan di Perbatasan

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Angka Penangkapan Anjlok Drastis! Cek Siasat Cerdas Pemprov Sumut Jaga Nelayan di Perbatasan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut
Ket. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap (kanan) menerima cendera mata dalam rapat bersama jajaran Konsulat Jenderal RI di Penang, Malaysia, di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (7/7).

MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan tiga langkah strategis guna mengintensifkan edukasi bagi nelayan tradisional agar tidak melintasi batas wilayah perairan antara Indonesia dan Malaysia, Selasa (7/7).

"Untuk itu, kami menyiapkan tiga langkah strategis," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap usai rapat bersama jajaran Konsulat Jenderal RI di Penang, Malaysia, di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.

Ketiga langkah strategis itu, lanjut Sulaiman, yakni meningkatkan edukasi kepada para nelayan, dan memperkuat kapasitas armada dan alat tangkap.

Terakhir, mempererat koordinasi hukum dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang, Malaysia.

Dia mengatakan ketiga langkah tersebut membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum hingga perwakilan Indonesia di luar negeri.

"Saya harap pemkab/pemkot, dan pemprov memperkuat edukasi ke nelayan atas batas wilayah, dan hukumannya ketika melanggar. Mereka juga perlu diedukasi teknologi GPS, koordinat, sehingga benar-benar akurat terkait batas," jelas Sulaiman.

Selain edukasi, pihaknya juga menilai peningkatan kapasitas kapal dan alat tangkap menjadi bagian penting agar nelayan memperoleh hasil tangkapan lebih baik tanpa harus mendekati perbatasan perairan Indonesia-Malaysia.

Di sisi lain, koordinasi hukum dengan KJRI Penang di Malaysia juga terus diperkuat untuk memberikan perlindungan bagi nelayan Sumut jika menghadapi persoalan di wilayah perbatasan.

Sulaiman meminta pemerintah kabupaten/kota di wilayah pesisir timur Sumatera Utara menggalakkan pembangunan rumpon atas upaya meningkatkan produktivitas nelayan di perairan Indonesia.

"Ini perlu kita galakkan, membuat rumpon-rumpon tetapi harus terukur. Jangan pulak nanti rumponnya, malah jadi sampah di lautan. Dengan begitu, nelayan kita tidak perlu jauh-jauh ke batas perairan untuk menangkap ikan," ujar Sulaiman.

Konsul Jenderal RI Penang Malaysia Wanton Saragih Sidauruk mengungkapkan tren penangkapan nelayan asal Sumut oleh aparat Malaysia menunjukkan penurunan yang sangat signifikan beberapa tahun terakhir.

"Pada 2023 tercatat 123 kasus, kemudian turun menjadi 24 kasus pada 2024, 19 kasus pada 2025, dan hingga pertengahan 2026 hanya tercatat lima kasus," katanya.

Menurut Wanton, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak memberikan edukasi dan sosialisasi bagi nelayan atas batas wilayah perairan, dan konsekuensi hukum apabila melanggarnya.

"Setelah kita bersama-sama gencar melakukan edukasi, sosialisasi kepada nelayan hasilnya signifikan. Kami apresiasi Pemprov Sumut, pemkab, dan pemkot di pesisir timur. Kita berharap ini terus bisa kita lakukan," kata Wanton Saragih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.