Guncangan Krisis Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Jerman Terkuras Parah
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 15:38 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil mengatakan konflik Timur Tengah telah memangkas pertumbuhan ekonomi negara itu hingga setengahnya.
"Perang ... melawan Iran telah mengurangi separuh pemulihan ekonomi yang kami harapkan tahun ini. Perang ini sangat merugikan Jerman," kata Klingbeil dalam konferensi pers di Berlin pada Senin (6/7).
Klingbeil juga mencatat bahwa karena situasi ekonomi yang disebabkan oleh konflik Timur Tengah, pemerintah Jerman terpaksa mengambil langkah-langkah keuangan yang sulit, termasuk menunda pembayaran utang atas dana yang dipinjam sebelumnya.
Pada 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani memorandum secara jarak jauh yang mengatur pengakhiran konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.
Dokumen tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan Iran dan bagi Iran untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!