Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sengketa Tiga Pulau Raja Ampat, Dewan Adat Papua Barat Daya Minta Pemerintah Putuskan Secara Objektif.

📅 Senin, 06 Jul 2026, 18:56 WIB | Oleh:
Sengketa Tiga Pulau Raja Ampat, Dewan Adat Papua Barat Daya Minta Pemerintah Putuskan Secara Objektif. Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Dewan Adat Suku Betewkafdarun Yance Mabrasar.

Dewan Adat Papua Barat Daya mendukung upaya penyelesaian sengketa tiga pulau di wilayah Raja Ampat dengan meminta pemerintah pusat menetapkan status wilayah tersebut secara objektif berdasarkan sejarah, hukum, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua Dewan Adat Suku Betewkafdarun, Yance Mabrasar di Sorong, Senin, mengatakan masyarakat adat Papua meyakini ketiga pulau yang menjadi objek sengketa merupakan bagian dari wilayah Papua karena memiliki keterikatan sejarah, hukum adat, dan dasar hukum yang kuat.

"Wilayah itu sudah menjadi bagian dari Papua sejak sebelum bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Secara hukum adat, masyarakat Papua memiliki keterikatan sejarah dengan wilayah tersebut," katanya.

Ia menjelaskan dewan adat bersama berbagai pihak telah beberapa kali mengikuti pertemuan dengan pemerintah pusat guna membahas penyelesaian sengketa tersebut.

Namun hingga kini belum ada keputusan yang memberikan kepastian terhadap status tiga pulau tersebut sehingga pemerintah pusat diharapkan segera mengambil keputusan berdasarkan dokumen hukum dan fakta sejarah.

Yance mengatakan penyelesaian sengketa wilayah tidak seharusnya hanya didasarkan pada pertimbangan administratif, tetapi juga mengacu pada regulasi yang mengatur batas wilayah Papua, antara lain Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 1962 tentang Pembentukan Pemerintahan sementara di Irian Barat serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang Pembentukan Provinsi dan Kabupaten di Irian Barat.

Ia berharap pemerintah pusat bersikap objektif dengan menjadikan sejarah dan dasar hukum sebagai acuan utama dalam menetapkan status wilayah tersebut.

"Kami berharap pemerintah pusat bersikap objektif dengan menjadikan sejarah dan dasar hukum sebagai acuan utama dalam menetapkan status wilayah tersebut," ujarnya.

Yance menegaskan masyarakat adat Papua akan terus mengawal proses penyelesaian sengketa tiga pulau di Raja Ampat agar mengedepankan kepastian hukum, keadilan, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Sebelumnya, Provinsi Maluku Utara mengklaim tiga pulau di Raja Ampat, yakni Pulau Sayang, Pulau Piyai, dan Pulau Kiyas masuk dalam wilayah administrasinya.​​​

Sementara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah melakukan berbagai upaya melalui pertemuan bersama Kementerian Dalam Negeri untuk mencari solusi terbaik guna menghadirkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menyelesaikan sengketa tiga pulau itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Leica Mencabut Nama Fotografer Russia dari Penghargaan Oskar Barnack

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Leica Mencabut Nama Fotogra...

Jodar dan Shelton Belum Terbendung untuk Melaju ke Semifinal

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jodar dan Shelton Belum Ter...
Luar Negeri
Iran Ajukan Beberapa Syarat...

Kasus TPPO Disosialisasikan kepada Warga

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kasus TPPO Disosialisasikan...
Megapolitan
Pengolah Limbah Sampah Orga...
Daerah
Cadangan Minyakita Wilayah ...

Makam Sutrimo Hari Ini Dibongkar Polda Metro Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makam Sutrimo Hari Ini Dibo...

Gauff Melaju Tanpa Mengeluarkan Keringat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gauff Melaju Tanpa Mengelua...
Daerah
Kabut Asap Dampak Kebakaran...
Nasional
Perlu Segera Menghitung Ket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.