India Dukung Proyek Revitalisasi Candi Prambanan
📅 Selasa, 07 Jul 2026, 16:33 WIB | Oleh: Deri HenriawanJAKARTA - Pemerintah Indonesia dan India menyepakati kerja sama restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan serta menetapkan 2026–2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara untuk memperkuat diplomasi budaya kedua negara.
"Kami menyambut baik restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan yang merupakan situs warisan dunia UNESCO, serta penetapan tahun 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara bagi diplomasi budaya dan pendidikan Indonesia-India," kata Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa.
Prabowo mengatakan restorasi Kompleks Candi Prambanan mencerminkan ikatan peradaban dan kebudayaan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan India. Komitmen tersebut juga telah ditegaskan dalam pernyataan bersama kedua pemimpin pada 2025.
Restorasi Kompleks Candi Prambanan akan dilaksanakan melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dan Archaeological Survey of India (ASI).
Dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya, Perdana Menteri Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Kompleks Candi Prambanan pada Rabu (8/7).
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, kedua negara menetapkan 2026–2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara untuk memperkuat diplomasi budaya dan pendidikan.
Penetapan tersebut memperingati pertemuan tokoh pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara dengan sastrawan dan filsuf India Rabindranath Tagore di Yogyakarta pada 1927.
"Berbagai inisiatif tersebut mencerminkan ikatan peradaban yang telah lama terjalin antara Indonesia dan India. Sekaligus kita bertekad untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, riset dan teknologi, kebudayaan, dan people-to-people contact," ujar Prabowo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prabowo dan Modi juga mendukung pendirian kampus Indian Institute of Management (IIM) di Indonesia serta menjajaki kemungkinan kehadiran Indian Institute of Technology (IIT).
Kedua pemimpin juga sepakat meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di India guna memperluas pertukaran pengetahuan antarkedua negara.
"Kami yakin kesempatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," kata Prabowo. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!