Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis Diuji Gelombang Panas Ekstrem dan Kebakaran Hutan Sekaligus

3 Kamis, 02 Jul 2026, 16:58 WIB | Oleh:
Prancis Diuji Gelombang Panas Ekstrem dan Kebakaran Hutan Sekaligus Prancis Diuji Gelombang Panas Ekstrem dan Kebakaran Hutan Sekaligus Doc: AFP

ISTANBUL- Lebih dari 1.000 hektare lahan terbakar akibat kebakaran hutan di seluruh wilayah selatan Prancis, sementara ratusan petugas pemadam kebakaran terus berjuang memadamkan api, Kamis (2/7), di tengah situasi angin kencang dan kondisi kering.

Stasiun berita PrancisBFMTVmelaporkan kebakaran yang berawal di komune Pouzols-Minervois, wilayah Hérault, sebelum menyebar ke departemen tetangga Aude itu telah menghanguskan lebih dari 800 hektare lahan.

Meskipun api dapat dipadamkan pada Kamis pagi, petugas pemadam kebakaran tetap memperingatkan bahwa beberapa titik api masih aktif karena angin yang terus berhembus.

Petugas berwenang mengatakan tidak ada rumah rusak, tetapi sekitar 350 warga dievakuasi sebagai tindakan pencegahan serta beberapa kebun anggur mengalami kerusakan sebagian.

Dua kebakaran hutan besar lainnya melanda wilayah utara Marseille di Bouches-du-Rhône.

Sementara itu, kebakaran di Rognac dapat dipadamkan Rabu malam (1/7) setelah menghanguskan sekitar 50 hektare lahan.

Akibatnya, lima rumah dievakuasi; sementara dua gudang, sebuah gedung milik perusahaan pekerjaan umum, beberapa kendaraan, dan sebuah bangunan tambahan mengalami kerusakan. Tidak ada laporan korban luka.

Dekat wilayah itu, petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api di Lancon-Provence, di mana sekitar 200 hektare lahan terbakar.

Kebakaran tersebut juga mengganggu transportasi yang menyebabkan penghentian sementara layanan kereta api regional TER antara Marseille dan Miramas, Kamis pagi, setelah api mendekati area rel kereta api tersebut.

Kemudian, di wilayah lain, kebakaran hutan juga terjadi di Frejus, Var, Prancis bagian tenggara, dapat dikendalikan pada Rabu malam (1/7) setelah melahap vegetasi dan sekitar 2.200 orang dari enam lokasi perkemahan dievakuasi.

Pihak berwenang Prancis pun menetapkan status siaga merah tertinggi di enam wilayah Mediterania karena ada risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi".

Juru bicara petugas pemadam kebakaran Eric Brocardi memperingatkan kebakaran hutan kini semakin sering terjadi lebih awal dalam setahun.

"Ini adalah kenyataan, sebuah kepastian. Hari ini kita melihatnya, ini adalah masa yang sangat rumit bagi petugas pemadam kebakaran," kata Brocardi kepada RTL.

Dia juga mencatat kebakaran-kebakaran tersebut terjadi sebelum puncak musim liburan musim panas mencapai, sehingga semakin mempersulit upaya mobilisasi petugas pemadam kebakaran sukarela.

Kencangnya hembusan angin Mistral dan Tramontane, hingga mencapai 90 kilometer per jam di beberapa wilayah Prancis selatan, semakin mempersulit operasi pemadaman kebakaran.Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Ekonomi
Produksi Pangan Melemah, Ta...

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI.

12 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Panglima TNI Resmikan Marka...
Nasional
Kaster TNI Pimpin Serah Ter...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.