Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam Doc: Antara
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan dukungan regulasi pemanfaatan ruang laut untuk penguatan sektor perikanan di Kabupaten Aceh Besar pasca-bencana banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan dukungan regulasi pemanfaatan ruang laut untuk penguatan sektor perikanan di Kabupaten Aceh Besar pasca-bencana banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu. Sebelumnya, KKP dan Pemprov Aceh telah sepakat bersinergi mempercepat penyelesaian sejumlah masalah di ruang laut Aceh yang timbul akibat bencana alam tersebut.

Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (PRP3K) Permana Yudiarso menjelaskan dukungan regulasi yang dimaksud diantaranya untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Aceh Besar, penanganan sedimentasi, serta program pendanaan dan pengembangan kawasan untuk menanggulangi sejumlah kendala perikanan, seperti pendangkalan alur pelayaran yang menghambat aktivitas nelayan. Saat ini kapal hanya dapat keluar-masuk pada saat pasang sehingga mengganggu produktivitas penangkapan ikan.

“Kabupaten Aceh Besar punya potensi strategis sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis perikanan, sehingga untuk percepatan pembangunan pasca bencana, salah satu prioritas KKP adalah penguatan regulasi pemanfaatan ruang laut dan kawasan pesisirnya,” jelas Permana di Jakarta, Rabu (8/7).

Permana menyampaikan untuk legalitas pemanfaatan ruang laut, pihaknya akan mendukung percepatan proses perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL).  

“KKP juga berkolaborasi dengan mitra terkait mendukung pengembangan kawasan yang mencakup penataan ruang pesisir, pemberdayaan masyarakat, peningkatan investasi sektor kelautan, dan penguatan tata kelola kawasan pesisir,” ujarnya.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris berharap dukungan KKP untuk pengembangan sektor perikanan di wilayahnya pascabencana banjir dan longsor, dapat segera direalisasikan. 

"Harapan kami, program-program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu meningkatkan akses nelayan, memperlancar aktivitas penangkapan ikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Aceh Besar," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Venus Williams Gandeng Jani...
Advertisement
Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.