Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Piala Dunia, Polemik Folarin Balogun Makin Meluas

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 04:14 WIB | Oleh:
Piala Dunia, Polemik Folarin Balogun Makin Meluas Doc: ist
Ket. kontroversial

SLEMAN – Kasus polemik penyerang Timnas Amerika, Folarin Balogun, makin meluas. Pimpinan FIFA kebakaran jenggot dan buka suara. 

Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara terkait polemik penangguhan hukuman penyerang Amerika Serikat (AS) Folarin Balogun.

Ia menegaskan keputusan yang membuat Balogun tetap bisa tampil melawan Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 sepenuhnya merupakan kewenangan badan yudisial FIFA yang independen.

"Badan yudisial FIFA bekerja secara independen tanpa campur tangan pihak mana pun. Independensi mereka sangat penting bagi kredibilitas dan integritas sepak bola, dan hal itu harus selalu dihormati," ujar Infantino yang dilansir dari FIFA Media pada Selasa.

Infantino mengatakan dasar yang digunakan setiap kali memutuskan sebuah kasus adalah Kode Disiplin FIFA, regulasi yang berlaku, serta fakta-fakta dalam kasus yang ditangani.

Ia juga mengakui menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kasus Balogun. Namun, ia membantah adanya intervensi dalam proses pengambilan keputusan.

"Saya memang menerima telepon dari Presiden Donald Trump, sebagaimana saya juga menerima telepon dari kepala negara, pejabat pemerintah, dan para pemangku kepentingan sepak bola dari berbagai belahan dunia," tutur Infantino.

Ia menjelaskan kepada Trump bahwa kasus Balogun sedang diproses oleh badan yudisial FIFA yang independen dan keputusan akan diambil sesuai mekanisme yang berlaku.

"Begitulah sistem FIFA bekerja, dan prinsip itu akan selalu saya junjung tinggi," tegasnya.

Sebelumnya, keputusan Komite Disiplin FIFA menangguhkan hukuman satu pertandingan Balogun memicu protes dari Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA).

FIFA kemudian menolak gugatan RBFA dengan alasan federasi tersebut tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan banding atas perkara disiplin tersebut.

Infantino mengakui dirinya tidak selalu sepakat dengan setiap putusan Komite Disiplin FIFA. Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati seluruh keputusan yang diambil.

"Terkadang saya setuju, terkadang saya tidak setuju. Namun, saya selalu menghormati keputusan tersebut dan otonomi badan yang membuatnya," kata Infantino.

Menurutnya, penghormatan terhadap independensi lembaga dan supremasi hukum merupakan fondasi utama untuk menjaga integritas kompetisi serta kredibilitas FIFA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ribuan Peserta Ikuti Forprov Kalbar di Singkawang

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ribuan Peserta Ikuti Forpro...
Daerah
Program Sarjana Desa di Ban...

Kekeringan Mulai Melanda Kabupaten Garut

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kekeringan Mulai Melanda Ka...
Ekonomi
Bantuan Kementan untuk peta...

Piala Dunia, Polemik Folarin Balogun Makin Meluas

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Polemik Folari...
Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Spanyol Singkirkan Portugal Berkat Gol Merino di Injury Time, Perjalanan Cristiano Ronaldo Berakhir

Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Spanyol Singkirkan Portugal Berkat Gol Merino di Injury Time, Perjalanan Cristiano Ronaldo Berakhir

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.