Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan Panen Bertambah, Kaltim Perkuat Ketahanan Beras Daerah

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lahan Panen Bertambah, Kaltim Perkuat Ketahanan Beras Daerah Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Persawahan di Betapus, Samarinda, Kaltim. Pemprov Kaltim menggenjot program cetak sawah baru 2.342 hektare tahun 2026 agar target kemandirian pangan daerah.

SAMARINDA – Perluasan lahan panen menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Namun, keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh bertambahnya luas areal tanam, melainkan juga oleh kualitas infrastruktur, ketersediaan air, benih unggul, serta penerapan teknologi budidaya yang tepat.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, perluasan lahan panen dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat pasokan pangan, dan mendorong peningkatan pendapatan petani sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berhasil meningkatkan ketersediaan pasokan beras daerahnya melalui program perluasan lahan panen guna mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan lokal.

"Peningkatan luas area panen tahun ini mencapai dua puluh dua persen yang berdampak pada penambahan stok beras masyarakat," kata Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Fahmi Himawan di Samarinda, Selasa (7/7).

Dia menjelaskan perluasan lahan pertanian tersebut nyata membuahkan hasil berupa tambahan produksi beras sebanyak 25 ribu ton dibanding capaian panen tahun lalu.

Capaian ini turut ditopang kenaikan indeks pertanaman petani yang melonjak menjadi 116 berkat perbaikan sarana infrastruktur irigasi.

"Optimalisasi sawah aktif serta rehabilitasi lahan kritis menjadi kunci utama kami dalam mempercepat pemenuhan defisit konsumsi warga saat ini," ujar Fahmi.

Data terkini menunjukkan produksi beras lokal Kaltim baru menyentuh 157 ribu ton berbanding total kebutuhan konsumsi warga 345 ribu ton.

Untuk menutup celah kekurangan pasokan, pemerintah daerah menggencarkan perluasan jaringan sarana pengairan agar sawah dapat panen sepanjang tahun tanpa kendala air.

"Kami menggenjot program cetak sawah baru 2.342 hektare tahun ini agar target kemandirian pangan daerah lekas terwujud secara penuh," tuturnya.

Pembukaan lahan pertanian baru dipastikan pihaknya sanggup mendongkrak total kapasitas produksi beras daerah hingga menyentuh proyeksi angka aman 346 ribu ton.

Langkah strategis ketahanan pangan mewajibkan adopsi mekanisasi pertanian modern yang disesuaikan dengan kondisi geografis lahan di setiap wilayah kabupaten.

"Pelibatan petani milenial amat krusial untuk mengakselerasi pemanfaatan teknologi budi daya demi melipatgandakan kuantitas panen daerah," ucap Fahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.