Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT Pertamina EP Jambi Temukan Kebocoran Pipa di Jalan Lintas Sumatera

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT Pertamina EP Jambi Temukan Kebocoran Pipa di Jalan Lintas Sumatera Doc: ANTARA
Ket. Lokasi pipa milik pertamina EP Jambi yang di menjadi objek ilegal tipping.

JAMBI – PT Pertamina EP Jambi menemukan adanya kebocoran pada salah satu titik jalur pipa utama (trunkline) di kawasan Jalan Surya Darma Km 9, Desa Kenali Asam, Kota Jambi pada Senin (03/8).

Field Manager PEP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, di Jambi Senin (03/8), mengatakan laporan awal diterima terkait adanya aliran minyak pada saluran drainase di lokasi tersebut.

Kemudian tim teknis perusahaan langsung dikerahkan untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

"Berdasarkan hasil identifikasi awal, ditemukan adanya kebocoran pada salah satu titik pipa trunkline yang menyalurkan produksi dari MGS KAS menuju MOS Tempino, tepatnya di kawasan sekitar Puskesmas Pal 10, Kota Jambi atau di jalan lintas Sumatera," jelasnya,

Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat dugaan indikasi tindakan pihak tidak dikenal yang menyebabkan kerusakan pada pipa minyak tersebut. Saat ini, penyebab pasti masih dalam proses investigasi lebih lanjut bersama instansi terkait.

Sementara itu, tim teknis telah berhasil menghentikan kebocoran melalui pemasangan repair clamp pada titik yang terdampak sehingga aliran minyak dapat dikendalikan. Selanjutnya dilakukan pemantauan terhadap kondisi pipa.

Selain penanganan teknis, kata dia, Pertamina EP juga melakukan penyedotan minyak yang keluar serta pembersihan saluran drainase yang terdampak untuk meminimalisir dampak ke lingkungan.

Sesuai ketentuan yang berlaku dan hingga saat ini tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun dampak langsung terhadap permukiman masyarakat. 

"Perusahaan tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekitar," kata Kurniawan.

Pertamina EP Jambi juga terus berkoordinasi intensif dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Keselamatan masyarakat, pekerja, serta perlindungan lingkungan merupakan prioritas utama perusahaan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu maupun merusak fasilitas operasi migas karena selain melanggar hukum, juga berpotensi membahayakan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

BPBD DKI Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

23 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
BPBD DKI Jakarta Lakukan Op...

Banjir Bandang Melanda Solok

23 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Banjir Bandang Melanda Solok
Daerah
Tumpukan Sampah di Gowa Mak...
Olahraga
Indonesia Lolos ke Semifina...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.