Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia–Fiji Menjalin Aliansi Pertahanan Baru, Upaya Mengungguli Pengaruh Tiongkok di Pasifik

📅 Senin, 06 Jul 2026, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia–Fiji Menjalin Aliansi Pertahanan Baru, Upaya Mengungguli Pengaruh Tiongkok di Pasifik Doc: ABC News
Ket. PM Australia Anthony Albanese ((kiri) menandatangani aliansi pertahanan dengan PM Fiji, Sitiveni Rabuka, selama kunjungan ke ibu kota Fiji, Suva.

SUVA - Australia menandatangani aliansi pertahanan baru dengan Fiji pada hari Senin (6/7), memperkuat hubungan saat negara itu berupaya mengungguli upaya Tiongkok untuk mempertahankan pengaruhnya di Pasifik Selatan.

Aliansi Samudra Perdamaian mengangkat Fiji menjadi salah satu dari sedikit sekutu perjanjian Australia dan mengikat setiap negara untuk saling membantu dalam "pertahanan bersama".

Pada tahun 2022, Tiongkok menggemparkan kawasan itu ketika menandatangani pakta keamanan rahasia dengan Kepulauan Solomon, yang memicu kekhawatiran bahwa suatu hari nanti hal itu dapat menyebabkan kehadiran militer permanen.

Australia telah meningkatkan upaya diplomatiknya secara signifikan sebagai tanggapan, mengamankan kesepakatan baru dengan negara-negara seperti Papua Nugini (PNG), Vanuatu, dan Tuvalu.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menandatangani aliansi tersebut dengan mitranya PM Fiji, Sitiveni Rabuka, selama kunjungan ke ibu kota Fiji, Suva.

"Aliansi ini memperkuat komitmen Australia dan Fiji terhadap kawasan yang damai, makmur, dan aman," kata Departemen Luar Negeri Australia.

Australia dan Fiji telah membuat komitmen serupa dengan yang dibuat Australia dan PNG dalam perjanjian Pukpuk penting yang ditandatangani tahun lalu dan akan mulai berlaku pada hari Rabu.

Dokumen tersebut juga memperjelas bahwa aliansi baru ini terbuka untuk negara-negara Pasifik lainnya — ABC News diberitahu bahwa hanya negara-negara Pasifik dengan militer tetap yang dapat dimasukkan (Tonga, Selandia Baru, dan Fiji).

Namun, sudah jelas bahwa dokumen ini akan memainkan peran kunci dalam upaya pemerintah Australia untuk membangun jaringan perjanjian keamanan dengan negara-negara di seluruh kawasan untuk memperkuat posisi strategisnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
Kapok! Nekat Muncak Saat Ditutup, 8 Pendaki Ilegal Semeru Kena Blacklist Nasional Se-Indonesia

Kapok! Nekat Muncak Saat Ditutup, 8 Pendaki Ilegal Semeru Kena Blacklist Nasional Se-Indonesia

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.