Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Future Ready Diluncurkan, Hubungkan Pelatihan Digital dengan Peluang Kerja

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 23:20 WIB | Oleh:
Program Future Ready Diluncurkan, Hubungkan Pelatihan Digital dengan Peluang Kerja Doc: XLSmart
Ket. Acara peluncuran Future Ready. Program bersama XLSmart dengan Kementerian Ketenagakerjaan ini berupa pengembangan talenta digital yang menghubungkan pelatihan, sertifikasi, mentoring, magang, hingga peluang kerja. Program ini menargetkan menjangkau 1 juta talenta muda Indonesia.

JAKARTA – PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) bersama Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan XLSmart Future Ready, sebuah program pengembangan talenta digital yang dirancang untuk menghubungkan proses pembelajaran hingga peluang kerja bagi generasi muda Indonesia.

Program yang diluncurkan pada 3 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat lahirnya talenta digital yang siap menghadapi kebutuhan industri sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

XLSmart menilai Indonesia saat ini tengah menikmati bonus demografi, dengan sekitar 68 persen penduduk berada pada usia produktif. Namun, potensi tersebut masih dihadapkan pada kesenjangan antara kompetensi angkatan kerja dan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Perusahaan mengungkapkan, sekitar 90 persen pekerjaan di masa depan diperkirakan membutuhkan keterampilan digital dasar. Sementara itu, tiga dari sepuluh perusahaan di Indonesia masih mengalami kesulitan mendapatkan talenta digital yang siap memasuki dunia kerja.

Permintaan terhadap keahlian di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), analisis data, komputasi awan (cloud computing), keamanan siber (cybersecurity), hingga teknologi jaringan juga terus meningkat seiring percepatan transformasi digital.

Berbeda dengan program pelatihan pada umumnya, Future Ready mengusung pendekatan end-to-end yang menghubungkan pembelajaran digital, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi, pendampingan oleh praktisi industri, program magang, hingga akses terhadap peluang kerja melalui perusahaan mitra.

Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, mengatakan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan menjadi faktor penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perubahan dunia kerja.

"Transformasi dunia kerja membutuhkan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi komitmen XLSmart yang menghadirkan Future Ready sebagai program pengembangan talenta digital yang tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri," ujarnya Jumat (3/7)

Menurut Yassierli, pendekatan yang menghubungkan peningkatan kompetensi dengan kebutuhan industri menjadi langkah yang relevan dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, mengatakan transformasi digital tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi.

"Di XLSmart, kami percaya bahwa transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Investasi pada jaringan digital harus berjalan beriringan dengan investasi pada pengembangan talenta," kata Rajeev.

Ia menambahkan, melalui Future Ready, XLSmart ingin menghadirkan program yang mampu menjembatani perjalanan peserta dari proses belajar hingga memperoleh pekerjaan.

"Kami menargetkan sedikitnya 1.000 talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri. Kami ingin memastikan investasi dalam pengembangan talenta benar-benar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," ujarnya.

Melalui program tersebut, XLSmart menargetkan dapat menjangkau 1 juta talenta muda Indonesia melalui aplikasi Sisternet dan situs Future Ready. Perusahaan juga menargetkan penerbitan 10.000 sertifikat pelatihan, serta membantu sedikitnya 1.000 peserta memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp85.500/...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.