Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Efisiensi Logistik, Kemenhub Dukung Penuh Green and Smart Port Initiatives

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Dorong Efisiensi Logistik, Kemenhub Dukung Penuh Green and Smart Port Initiatives Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menegaskan komitmen dalam mendukung akselerasi transformasi pelabuhan nasional melalui program Green and Smart Port Initiatives (GSPI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama PT IDSurvey (Persero).

Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat pelabuhan sebagai simpul distribusi logistik yang krusial dalam menjaga kelancaran arus pangan antardaerah, menekan biaya logistik, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Mengusung tema "Hijau Hari Ini, Cerdas Esok Hari, Ketahanan Pangan Selamanya," program ini bertujuan mendorong pelabuhan di Indonesia menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi operasional, dan digitalisasi layanan.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam Konferensi Pers GSPI 2026 yang berlangsung Rabu, 1 Juli 2026, di Ruang Rapat Utama Kemenko Pangan, Gedung Graha Mandiri, Jakarta, menyampaikan dukungan penuh DJPL terhadap inisiatif ini.

“Kementerian Perhubungan mendukung penuh kegiatan ini karena sekaligus untuk menunjukkan image baru bahwa pelabuhan adalah tempat yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Di sisi lain, keterlibatan Ditjen Perhubungan Laut sebagai asesor juga bertujuan untuk mendorong para operator pelabuhan agar dapat memenuhi indikator green and smart pada pelabuhan yang dikelola,” ujar Masyhud dalam keterangan tertulis, kemarin.

Kegiatan ini sendiri merupakan rangkaian proses penilaian yang tidak hanya mengacu pada kepatuhan terhadap regulasi internasional dan nasional, tetapi juga mendorong penerapan standar yang lebih tinggi (beyond compliance). Penilaian ini menggunakan pedoman Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 dengan bobot penilaian 80% Green Port dan 20% Smart Port.

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono, menekankan bahwa transformasi pelabuhan merupakan bagian fundamental dalam memperkuat ekosistem logistik nasional.

Senada dengan hal tersebut, Chief Operating Officer (COO) PT IDSurvey (Persero), David Sidjabat, menyampaikan bahwa GSPI merupakan wujud komitmen IDSurvey dalam mendukung agenda transformasi nasional melalui sertifikasi yang berorientasi pada keberlanjutan.

Sebagai informasi, Green and Smart Port Initiative ASRI merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada pelabuhan-pelabuhan yang telah mengikuti proses asesmen Green and Smart Port dan menunjukkan komitmen dalam menerapkan prinsip keberlanjutan serta digitalisasi di sektor kepelabuhanan. 

Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama dengan IDSurvey untuk mendorong terciptanya pelabuhan yang lebih Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), sekaligus mendukung penguatan Sistem Logistik Nasional, pembangunan berkelanjutan, dan ketahanan pangan Indonesia.

Green and Smart Port Initiative ASRI bukan hanya memberikan apresiasi kepada pelabuhan yang telah bertransformasi, tetapi juga menjadi benchmark bagi pelabuhan lainnya untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan dan digitalisasi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Jepang Darurat Kokain: Angk...
Megapolitan
Pelatihan Medsos untuk Menc...
Luar Negeri
Sudah Lama Sekali Tewas, Al...

Intel Ukraina Terlibat dalam Ledakan di Monako

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Intel Ukraina Terlibat dala...

Sri Lanka Rebut Kembali Status Negara Menengah Atas

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Sri Lanka Rebut Kembali Sta...
Olahraga
Janice/Aldila Siap Bekerja ...
Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.