Trump Melihat Pembicaraan AS-Iran di Qatar Alami Kemajuan
📅 Kamis, 02 Jul 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim PenulisDOHA - Presiden AS Donald Trump mengatakan, Rabu (1/7), pembicaraan tidak langsung dengan Iran di Qatar mengalami kemajuan, memberikan sinyal sementara bahwa diplomasi masih berjalan setelah baku tembak baru-baru ini mengancam upaya mengakhiri perang di Timur Tengah.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, yang memimpin delegasi Teheran, kemudian mengatakan, pembicaraan telah selesai dan kedua pihak telah sepakat untuk membangun saluran komunikasi pada hari Kamis (2/7) untuk melaporkan dan mencatat pelanggaran terhadap nota kesepahaman awal mereka.
Iran bersikeras tidak akan ada negosiasi langsung di Doha mengenai kesepakatan tersebut, yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.
"Sejauh ini, denuklirisasi Iran berjalan dengan baik," kata Trump kepada wartawan sebelum menaiki Air Force One.
"Kami menyerang mereka dengan sangat keras... tetapi kami bergaul dengan sangat baik."
Sebaiknya Anda baca juga:
Nota kesepahaman, yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan dan ditandatangani pada pertemuan puncak bulan lalu di Lucerne, Swiss, mencakup gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali Selat Hormuz yang diblokade, dan jadwal untuk kesepakatan akhir tentang perang dan program nuklir Iran.
Jalur Kontak
Diskusi di Qatar, yang diadakan di tingkat yang lebih rendah dan berfokus pada implementasi memorandum tersebut, dimaksudkan untuk "membangun kemajuan yang telah dicapai pada KTT Danau Lucerne," kata seorang diplomat kepada AFP dengan syarat anonim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Teheran membantah klaim Trump sebelumnya bahwa pembicaraan akan berlangsung secara langsung, juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei mengatakan Iran "tidak memiliki rencana untuk bernegosiasi dengan pihak Amerika di tingkat mana pun dalam beberapa hari mendatang."
Gharibabadi mengatakan diskusi tersebut juga mencakup aset-aset Iran yang dibekukan. Teheran menuntut pembebasan aset sebagai bagian dari setiap penyelesaian.
Dia mengatakan para pejabat meninjau penggunaan sebagian dari dana awal sebesar 6 miliar dolar AS dan sepakat bahwa barang-barang yang dibutuhkan Iran akan dibeli dan disuplai.
Utusan AS Jared Kushner dan Steve Witkoff tidak ikut serta dalam pembicaraan teknis, kata diplomat itu, setelah bertemu dengan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani pada hari Selasa.
Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan ketiganya membahas negosiasi AS-Iran dan perkembangan di Lebanon.
Pada hari Rabu, kantor emir Qatar mengatakan, Kushner dan Witkoff juga telah bertemu dengan penguasa Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!