Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiga Proyek Pengendali Banjir di Bandung Mulai Dibangun Tahun Ini

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Tiga Proyek Pengendali Banjir di Bandung Mulai Dibangun Tahun Ini Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Ket. Seorang warga melintasi sisa genangan banjir akibat luapan sungai Citarik di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, memastikan tiga proyek penanganan banjir mulai dibangun tahun ini setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tiga proyek tersebut meliputi normalisasi Sungai Cisunggalah di Kecamatan Solokan Jeruk, serta pembangunan kolam retensi di Tegalluar dan Rancaekek.

“Alhamdulillah, tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa.

Ia menyebutkan persetujuan dari Kementerian PU tersebut merupakan hasil komunikasi yang juga didukung oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.

Menurut dia, normalisasi Sungai Cisunggalah menjadi prioritas karena wilayah Majalaya dan Solokan Jeruk hampir setiap tahun terdampak banjir akibat luapan sungai saat curah hujan tinggi.

Selain itu pembangunan kolam retensi di Tegalluar seluas 3,5 hektare dinilai mendesak mengingat kawasan tersebut menjadi salah satu titik banjir terparah akibat limpasan dari sejumlah sungai, termasuk Citarum.

"Tegalluar ini sudah terlalu lama menjadi langganan banjir. Karena itu kami mengusulkan kolam retensi agar ada penampungan air dan beban ke permukiman bisa dikurangi," katanya.

Pihaknya juga menjelaskan akan membangun kolam retensi di Sukamanah pada lahan seluas 1,5 hektare, yang diharapkan dapat mengurangi genangan di wilayah Rancaekek yang kerap terdampak banjir saat debit air meningkat.

Bupati Dadang juga menegaskan pembangunan tiga proyek tersebut diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengurangi risiko banjir yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...

Warga Russia Dibatasi dalam Membeli Bahan Bakar Kendaraan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
Nasional
IABI: Gempa Magnitudo 6,7 d...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.000/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.