Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada HIV! Dinkes Bima Temukan Puluhan Kasus Baru Sepanjang 2026

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 00:19 WIB | Oleh:
Waspada HIV! Dinkes Bima Temukan Puluhan Kasus Baru Sepanjang 2026 Doc: Antara foto
Ket. Tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Bima memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini dan pengendalian HIV/AIDS.

BIMA - Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menemukan 25 kasus baru HIV selama Januari hingga Agustus 2026, dengan temuan didominasi laki-laki.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Alamsyah mengatakan sebagian kasus baru ditemukan pada kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL).

"Secara kumulatif, terdapat 262 orang dengan HIV (ODHIV) aktif yang tercatat di Kabupaten Bima sejak 2019. Sebagian besar berada pada rentang usia 19 hingga 35 tahun," katanya di Bima, Selasa.

Alamsyah mengatakan, seluruh ODHIV yang tercatat masih menjalani terapi. Pemerintah menyediakan obat antiretroviral (ARV) secara gratis, meskipun persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi sebagian pasien dapat memengaruhi keteraturan pengobatan.

Ia menjelaskan, HIV dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala pada tahap awal sehingga pemeriksaan penting untuk mengetahui status kesehatan sedini mungkin, terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko.

"Dengan pemeriksaan, status kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa segera dilakukan," ujarnya.

HIV dapat menular melalui hubungan seksual berisiko, paparan darah yang terkontaminasi, serta dari ibu yang terinfeksi kepada anak dalam kondisi tertentu.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bima mendorong masyarakat yang memiliki faktor risiko untuk melakukan tes HIV secara sukarela di fasilitas pelayanan kesehatan dengan tetap menjaga kerahasiaan hasil pemeriksaan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, penularan ditemukan pada sejumlah populasi dengan faktor risiko, termasuk LSL, pekerja seks komersial, waria, pasangan berisiko tinggi, serta pasangan ODHIV.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bima terus memperkuat deteksi dini dan edukasi HIV/AIDS melalui fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan pemeriksaan dan konseling.

Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari stigma dan perlakuan diskriminatif terhadap ODHIV agar tidak menghambat pemeriksaan maupun keberlanjutan terapi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
Daerah
Atasi Kekeringan Sawah, Bup...
Daerah
Gebrak Daerah-daerah dengan...
Olahraga
“Timnas” Thailand Kemba...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.