Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlindungan Wanita Harus Terus Ditingkatkan

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 12:35 WIB | Oleh:
Perlindungan Wanita Harus Terus Ditingkatkan Doc: ist
Ket. perempuan

JAKARTA – Setiap pemerintahan harus memperkuat perlindungan terhadap Wanita. Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah Oded mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dari berbagai kekerasan menyusul kasus penyekapan yang terjadi di Kabupaten Bandung.

"Yang terpenting adalah adanya kolaborasi terkait respons yang cepat dan kepedulian dari lingkungan. Sebab, ini bukan hanya urusan domestik, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama," katanya dalam keterangan di Cimahi, Selasa.

Ia mengatakan kolaborasi tersebut perlu melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, keluarga, dan masyarakat agar setiap dugaan kekerasan dapat ditangani secara cepat sekaligus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan yang dibutuhkan.

Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak juga perlu diperkuat melalui edukasi yang berkelanjutan sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang sama dalam mengenali indikasi kekerasan dan mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menemukan dugaan tindak kekerasan.

"Karena tanpa speak up dan edukasi, tentu saja semua pihak yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia tidak akan bisa bekerja dengan baik. Oleh karena itu, edukasi harus terus dilakukan," ujarnya.

Ia menjelaskan edukasi tidak hanya ditujukan kepada perempuan, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar agar tumbuh kepedulian serta keberanian melaporkan dugaan kekerasan kepada pihak berwenang sehingga penanganan dapat dilakukan lebih dini.

Selain memperkuat edukasi dan kolaborasi, Siti menilai perlindungan terhadap perempuan juga harus ditopang oleh regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi korban maupun pihak yang melakukan pendampingan.

"Kami ingin memastikan bahwa di Jawa Barat maupun di seluruh kota dan kabupaten terdapat peraturan yang menjadi payung hukum dalam memberikan perlindungan kepada perempuan," katanya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, keluarga, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat sistem perlindungan perempuan sehingga setiap korban memperoleh rasa aman, pendampingan, dan keadilan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.