Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peserta Asean Summit Mulai Ikuti Pertemuan di Cebu Filipina

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 15:28 WIB | Oleh:
Peserta Asean Summit Mulai Ikuti Pertemuan di Cebu Filipina Doc: ant
Ket. ktt asean

JAKARTA – Para kepala negara Asean mulai bertemu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 yang berlangsung di Cebu, Filipina, Jumat.

Dipantau dari siaran YouTube Sekretariat Kabinet di Jakarta, Jumat, Presiden Prabowo Subianto tiba di tempat pelaksanaan pertemuan dengan mengendarai mobil kenegaraan MV3 Garuda Limousine atau Maung Garuda berwarna putih.

Kendaraan berjenis SUV-limousine produksi dalam negeri tersebut tampak mencolok di antara mobil sedan berwarna hitam yang digunakan oleh para kepala negara dan kepala pemerintahan peserta KTT lainnya.

Presiden tampil dengan setelan jas seragam dengan kepala negara peserta lainnya, namun mengenakan peci hitam dan kacamata hitam saat turun dari kendaraan.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung disambut oleh para pimpinan negara anggota ASEAN yang telah menunggu untuk memulai agenda formal. Prosesi keprotokolan dimulai dengan persiapan sesi foto bersama yang melibatkan seluruh pemimpin negara Asia Tenggara sebagai simbol kebersamaan.

Dalam rangkaian prosesi resmi tersebut, para pemimpin negara juga melakukan "ASEAN Handshake" atau jabat tangan khas ASEAN dengan menyilangkan tangan. Tradisi ini dilakukan secara serentak sebagai bentuk penegasan solidaritas regional di tengah berbagai dinamika geopolitik yang sedang berkembang di kawasan maupun global.

Sesi pertemuan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pernyataan pembuka oleh Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. selaku tuan rumah KTT ke-48 ASEAN. Dalam pidatonya, Presiden Marcos Jr. menjabarkan berbagai tantangan berat yang saat ini sedang menghantam kawasan, mulai dari ketidakpastian situasi dunia hingga gangguan pada rantai pasok global.

Ferdinand Marcos Jr. juga menyoroti dampak nyata dari konflik global yang terus berlanjut terhadap stabilitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di Asia Tenggara. Ia menegaskan perlunya langkah konkret dalam menghadapi rivalitas kekuatan besar dunia serta penguatan keamanan sumber daya melalui visi masa depan ASEAN 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.