Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sagu Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Masa Depan Pangan Papua

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 21:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sagu Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Masa Depan Pangan Papua Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Suasana Festival Colo Sagu yang diselenggarakan Polresta Jayapura.

JAYAPURA – Pengembangan sumber pangan lokal menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pada komoditas pangan tertentu.

Optimalisasi potensi pangan lokal tidak hanya meningkatkan diversifikasi konsumsi masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani, memperkuat ekonomi daerah, dan menciptakan rantai nilai berbasis komoditas unggulan setempat.

Keberhasilannya bergantung pada dukungan inovasi teknologi, pengolahan pascapanen, edukasi konsumsi, serta perluasan akses pasar agar pangan lokal memiliki daya saing yang berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Jayapura, Papua, Rustan Saru menegaskan sagu merupakan sumber pangan lokal yang harus dilestarikan dan dikembangkan ke depan.

"Sagu adalah Papua. Papua adalah sagu, itu artinya sagu merupakan identitas orang Papua, sehingga harus dipelihara agar bisa berkembang dan menjadi sumber pangan lokal," kata Rustan Saru, di Jayapura, Sabtu (28/6).

Menurut Rustan, pemerintah daerah berharap setiap kampung di Kota Jayapura dapat menyiapkan lahan untuk menanam sagu sebagai bentuk kepedulian terhadap salah satu identitas masyarakat Papua.

"Kami juga berharap agar pohon sagu tidak ditebang secara sembarangan. Pohon sagu yang siap ditebang hanya pada usia 8-12 tahun," ujarnya lagi.

Dia menjelaskan, di sisi lain pihaknya memberikan apresiasi kepada Polresta Jayapura Kota yang terus menyelenggarakan Festival Colo Sagu dan ajang tersebut menjadi momentum untuk mendorong pelestarian sagu.

"Ajang ini juga sangat positif sebab melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan melalui festival tersebut menjadi peluang untuk mengangkat pengusaha lokal yang memproduksi produk berbahan dasar sagu," katanya lagi.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian sagu yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

"Papua merupakan salah satu wilayah dengan sumber daya sagu terbesar di Indonesia, sehingga kami berharap semua masyarakat terus menjaga keberlangsungan hutan sagu dan meningkatkan nilai ekonominya," ujarnya pula.

Seperti diketahui, Tanah Papua merupakan salah satu wilayah dengan potensi sagu terbesar di Indonesia, bahkan dunia, karena memiliki hamparan hutan sagu alami yang sangat luas.

Namun, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam produksi dan nilai tambah ekonomi akibat masih terbatasnya pengolahan modern, infrastruktur, dan akses pasar.

Penguatan hilirisasi, penerapan teknologi pengolahan, serta pemberdayaan masyarakat adat menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi sagu tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Desak Putin dan Zelenskyy Sepakati Perdamaian

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...

Janice Tjen Melaju ke Babak 16 Besar Wuhan Open 2026

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.