Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Bullying di Telkom University, Satu Mahasiswa Dipecat, 3 Diskors

2 Selasa, 13 Okt 2026, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Bullying di Telkom University, Satu Mahasiswa Dipecat, 3 Diskors  Kasus Bullying di Telkom University, Satu Mahasiswa Dipecat, 3 Diskors  Doc: Telkom University
Ket. Bangunan gedung asrama untuk mahasiswa Telkom University.

BANDUNG - Telkom University menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap satu mahasiswa yang terlibat kasus perundungan di asrama kampus, sedangkan tiga lainnya dikenai skors dan sanksi etik sesuai tingkat keterlibatan masing-masing.

Rektor Telkom University Suyanto di Bandung, Jabar, Selasa, mengatakan keputusan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan dan sidang bersama pimpinan universitas serta Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) pada 11-12 Oktober 2026.

"Telkom University tidak memberi ruang bagi perundungan dalam bentuk apa pun. Kami telah menjatuhkan sanksi kepada para pelaku sesuai dengan tingkat keterlibatan masing-masing," katanya.

Satu mahasiswa dijatuhi sanksi berat berupa pemberhentian tetap karena terbukti melakukan perundungan berulang dan tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan fisik serta psikis korban.

Selain itu, satu mahasiswa dikenai skors selama dua semester disertai pembinaan karakter karena merekam aksi perundungan, tidak berupaya menghentikan kejadian, serta mengunggah video tersebut ke media sosial.

Sebanyak dua mahasiswa lainnya mendapat sanksi etik berupa pembinaan karakter, kegiatan sosial selama satu semester, dan penambahan kewajiban aktivitas kemahasiswaan atas pelanggaran etika dan norma di ruang digital.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada 10-11 Oktober 2026, jumlah mahasiswa yang teridentifikasi sebagai pelaku bertambah dari tiga menjadi empat orang, sedangkan satu mahasiswa ditetapkan sebagai korban. Seluruh mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa baru angkatan 2026.

Suyanto mengatakan universitas juga memastikan korban memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan, termasuk dukungan psikologis, serta pemantauan kondisi melalui koordinasi dengan unit terkait.

"Keputusan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk terus berupaya menciptakan kampus sebagai rumah yang aman bagi para civitas," ujarnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Telkom University memperkuat edukasi anti-perundungan, mengoptimalkan kanal pelaporan, serta meningkatkan kemampuan pengelola asrama dalam mengenali indikasi awal perundungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.