Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Hari Ini, BMKG: Mayoritas Kota di Indonesia Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 08:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Hari Ini, BMKG: Mayoritas Kota di Indonesia Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat Doc: ANTARA
Ket. Seorang warga menggunakan payung saat hujan deras di Jakarta.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Jumat (27/2).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Prakirawan Ranika menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia Barat Daya Banten, Samudra Pasifik timur laut Papua, Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga pesisir selatan DIY, pesisir selatan Pulau Sumbawa hingga Sawu, Laut Flores dan Laut Arafuru

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni wilayah Bandar Lampung, Surabaya, Tanjung Selor, Denpasar, Mamuju, Makassar, dan Merauke.

Sementara itu beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Medan, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palangka Raya, Samarinda, Banjarmasin, Mataram, Kupang, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, antara lain wilayah Pekanbaru, Jambi, Serang, Pontianak, Ambon, dan Jayapura.

Sebelumnya pada Rabu (25/2) BMKG meminta pelaku pelayaran kapal logistik dan nelayan agar mewaspadai potensi gelombang laut tinggi hingga empat meter di perairan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 25-28 Februari 2026.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo dalam keterangannya mengatakan  peringatan dini tersebut dikeluarkan sebagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut akibat peningkatan tinggi gelombang.

Menurut dia, gelombang setinggi 2,50-4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Bali, NTB hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.