Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Pangan Gelar Rakor untuk Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 19:35 WIB | Oleh:
Menko Pangan Gelar Rakor untuk Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih Doc: RRI/Alfreds Tuter

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, menggelar rapat koordinasi terbatas untuk mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (14/10). Pemerintah menargetkan sekitar 35 ribu koperasi siap beroperasi hingga akhir 2026.

Zulkifli mengatakan, pemerintah telah menyelesaikan pembentukan koperasi dan melanjutkan pembangunan sarana pendukung. Hingga saat ini, hampir 29 ribu koperasi disebut telah mencapai tahap kesiapan pembangunan.

“Sekarang baru selesaikan, kemarin pertama dulu yang kita kerjakan itu adalah pembentukan koperasinya, sudah. Kemudian pembangunan,” ujar Zulkifli.

Pemerintah kini mempercepat pengisian barang kebutuhan untuk mendukung kegiatan usaha koperasi. Barang yang disiapkan meliputi pupuk, gula, minyak goreng, dan gas elpiji.

Selain itu, pemerintah menyiapkan penyaluran beras bantuan pangan dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui koperasi. Penyaluran bantuan pangan masih memerlukan penyelesaian administrasi dan verifikasi data penerima.

Zulkifli menegaskan, percepatan program membutuhkan koordinasi lintas kementerian, lembaga, badan usaha milik negara (BUMN), dan pemerintah daerah. Pelibatan berbagai pihak diperlukan untuk mendukung pembangunan hingga operasionalisasi koperasi di seluruh Indonesia.

“Ini kerja besar. Kita mengoordinasikan hampir seluruh kementerian, lembaga, BUMN, dan pemerintah daerah, sampai camat dan kepala desa,” kata dia.

Untuk memastikan kesiapan koperasi, pemerintah menjadwalkan pemantauan serentak mulai Kamis 15 Oktober 2026. Pemantauan dilakukan untuk memeriksa kelengkapan sarana, ketersediaan barang, serta berbagai kendala yang dapat menghambat operasionalisasi.

Berdasarkan pembagian tim pemantauan, terdapat 107 titik yang menjadi sasaran kunjungan pada 12 dan 15 Oktober 2026. Kegiatan tersebut melibatkan 19 menteri, wakil menteri, kepala badan, dan wakil kepala badan, serta sembilan BUMN.

Zulkifli mengatakan, pemantauan akan berlangsung selama satu bulan untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program. Pemerintah akan mengidentifikasi koperasi yang telah berjalan baik, kendala yang dihadapi, serta dampaknya bagi masyarakat.

“Kita akan monitor kegiatan kita selama satu bulan ini, mana yang sudah bagus, mana yang belum, mana yang ada dampak dan sebagainya,” ujar Zulkifli.

Ia menambahkan, pemerintah menyiapkan mekanisme pelaporan rutin untuk mempercepat penanganan persoalan. Laporan perkembangan akan diterima setiap sore agar kendala yang membutuhkan penanganan segera dapat ditindaklanjuti.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengatakan dirinya mendapat tugas memantau empat titik KDKMP di Bandung, Jawa Barat. Pemantauan dilakukan untuk memastikan sistem operasional dan sarana pendukung koperasi telah siap.

“Melihat apakah sistem sudah berjalan, apakah alokasi yang dari BUMN sudah ada di situ. Manajer sudah bertugas, bangunannya laik pakai, kendaraannya sudah siap dan lain-lain,” kata Bima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Desak Putin dan Zelenskyy Sepakati Perdamaian

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.