Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendiri Sariayu Martha Tilaar Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 11:35 WIB | Oleh:
Pendiri Sariayu Martha Tilaar Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun Doc: Istimewa
Ket. Kepergian Martha Tilaar meninggalkan warisan berupa bisnis, pengetahuan, serta upaya mengangkat identitas budaya Indonesia melalui industri kecantikan. Dedikasi dan karya-karyanya akan menjadi bagian dari perjalanan panjang perkembangan kosmetik nasional.

JAKARTA – Kabar duka datang dari industri kecantikan Indonesia. Martha Tilaar, pendiri Martha Tilaar Group sekaligus sosok di balik perkembangan merek kosmetik Sariayu, meninggal dunia dalam usia 89 tahun, Rabu (14/10).

Kabar meninggalnya Martha disampaikan melalui pengumuman keluarga besar Martha Tilaar Group dan organisasi Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia, Tiara Kusuma. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepergian Martha menjadi kehilangan besar bagi industri kecantikan nasional. Sepanjang perjalanan bisnisnya, ia dikenal sebagai pelopor yang menggabungkan kekayaan alam, bahan herbal, serta tradisi kecantikan Nusantara dengan pengembangan produk modern.

Perjalanan Martha membangun bisnis kecantikan tidak dimulai dari perusahaan besar. Perempuan kelahiran Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937, itu merintis usahanya pada 1970 dengan membuka salon sederhana di garasi rumah orang tuanya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Dari tempat sederhana tersebut, usahanya terus berkembang hingga melahirkan Martha Tilaar Group. Pada 1977, Martha turut mendirikan PT Martina Berto, perusahaan yang kemudian dikenal melalui pengembangan produk kosmetik dan perawatan kecantikan, termasuk Sariayu-Martha Tilaar.

Sariayu menjadi salah satu merek yang identik dengan pemanfaatan bahan alami dan inspirasi budaya Indonesia. Melalui produk-produknya, Martha berupaya memperkenalkan kekayaan tradisi kecantikan Nusantara kepada masyarakat luas.

Namun, kiprahnya tidak hanya terbatas pada dunia bisnis. Martha juga dikenal atas kontribusinya dalam pelestarian budaya, pendidikan kecantikan, serta pemberdayaan perempuan. Ia membangun usaha dengan keyakinan bahwa warisan tradisional Indonesia dapat dikembangkan menjadi produk modern yang memiliki nilai ekonomi.

Perjalanan panjangnya menjadikan Martha sebagai salah satu tokoh perempuan yang berpengaruh dalam perkembangan industri kecantikan Tanah Air. Dari sebuah salon kecil, ia berhasil membangun kelompok usaha yang menaungi berbagai bisnis di bidang kosmetik, perawatan kecantikan, dan pendidikan.

Kepergian Martha Tilaar meninggalkan warisan berupa bisnis, pengetahuan, serta upaya mengangkat identitas budaya Indonesia melalui industri kecantikan. Dedikasi dan karya-karyanya akan menjadi bagian dari perjalanan panjang perkembangan kosmetik nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Meski Kemarau Panjang, DKP ...
Nasional
Pendiri Sariayu Martha Tila...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.