Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Perkuat Ekonomi Syariah, Tiga Program Unggulan Diluncurkan di ISEF

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Perkuat Ekonomi Syariah, Tiga Program Unggulan Diluncurkan di ISEF Doc: ANTARA/ Rizka Khaerunnisa
Ket. Gubernur BI Destry Damayanti berfoto bersama sejumlah pemangku kepentingan dalam pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melalui gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 meluncurkan tiga program unggulan pada sektor ekonomi dan keuangan syariah yang menyasar penguatan pasar keuangan syariah, tata kelola zakat, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ketiganya antara lain Islamic Financial Market Code of Conduct (ICoC), Indeks Penerapan Prinsip Utama Zakat 2.0 (Zakat Core Principles/ ZCP), serta program beasiswa internasional bagi mahasiswa asing.

“Ini adalah bentuk sinergi yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama dengan kementerian, lembaga, asosiasi, dan pihak-pihak lainnya termasuk pesantren, sehingga kita bersama-sama bisa terus mengembangkan ekonomi keuangan syariah dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” kata Gubernur BI Destry Damayanti dalam pembukaan ISEF 2026 di Jakarta, Rabu (14/10).

Lebih lanjut, ICoC merupakan pedoman transaksi pasar keuangan syariah yang disusun oleh Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) serta Indonesia Islamic Global Market Association (IIGMA) bersama BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat integritas dan efisiensi pasar

Sementara Indeks Penerapan Prinsip Utama Zakat adalah indeks hasil pembaruan BAZNAS dan BI dengan penambahan dimensi manajemen risiko untuk memperkuat tata kelola zakat.

Adapun program beasiswa internasional ditujukan untuk mendukung pendidikan bagi mahasiswa asing melalui dana sosial syariah, sekaligus mencetak SDM unggul, mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) secara produktif, serta memperluas pengenalan ekonomi syariah.

“Kenapa ada membiayai mahasiswa asing? Karena banyak sekali mahasiswa asing ingin belajar tentang syariah di Indonesia. Karena itu, BI bersama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bekerja sama,” kata dia.

Destry mengatakan, tahun ini menandai penyelenggaraan ISEF yang ke-13. Pada tahun ini, ISEF menghadirkan tiga kebaruan, yaitu kolaborasi dengan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, pemanfaatan teknologi digital immersive, serta perluasan partisipasi lintas generasi dan negara.

Salah satu inisiatif untuk menjangkau generasi muda adalah kompetisi digital Video Kreatif Ekonomi Syariah (VITRAH) dan ISEF World Island di platform Roblox, yang memperkenalkan ekonomi dan keuangan syariah melalui ruang digital yang akrab bagi mereka.

ISEF ke-13 diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Rangkaian acara melibatkan mitra ekonomi dan keuangan syariah domestik dan internasional serta lebih dari 1.000 pelaku industri halal.

Penyelenggaraan ISEF 2026 menghadirkan lebih dari 100 kegiatan secara luring dan daring yang mempertemukan pelaku usaha dari hulu ke hilir.

Kegiatan tersebut mencakup business matching perdagangan dan wastra, Forum Bisnis Pesantren, serta forum nasional dan internasional di bidang halal, zakat, wakaf, pembiayaan haji, dan pariwisata ramah muslim.

Sebelumnya, rangkaian menuju ISEF telah dimulai pada Juni–September 2026 melalui Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah (FESyar) di tiga wilayah, yakni Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.