Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemetaan Sejumlah Dusun yang Rentan Kekeringan di Kalurahan Sriharjo Bantul

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemetaan Sejumlah Dusun yang Rentan Kekeringan di Kalurahan Sriharjo Bantul Doc: Antara
Ket. Petugas BPBD Bantul melakukan dropping air menggunakan truk tangki di Dusun Loputih, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, yang terdampak kekeringan, Senin (22/6).

Yogyakarta - Pemerintah Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul saat ini tengah memetakan di setiap dusun, khususnya yang menjadi langganan bencana kekeringan sebagai langkah antisipasi menghadapi kekeringan tahun ini. 

Lurah Sriharjo Titik Istiyawatun Khasanah di Bantul, Minggu, mengatakan saat ini kondisi ketersediaan air bersih di wilayahnya masih aman meski beberapa dusun masuk kategori rawan kekeringan.

"Saat ini memang sudah mulai memasuki musim kemarau, tetapi kondisinya masih aman terkendali," katanya.

Menurutnya, pemerintah dan warga telah belajar banyak dari pengalaman menghadapi kekeringan hebat pada beberapa tahun silam, salah satunya melalui pembangunan sumur bor.

"Ada Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), serta pembangunan jaringan pipa air bersih di sejumlah titik yang selama ini mengalami kesulitan air," ujarnya. 

Titik menyebutkan beberapa wilayah yang sebelumnya rutin mengalami kekeringan seperti di Dusun Pencol, Sompok, Wunut, dan Trukan, kini relatif lebih aman setelah mendapatkan intervensi pembangunan sarana air bersih.

"Saat ini Pencol aman, Wunut juga sudah kami dukung dengan Pamsimas sehingga kebutuhan air masyarakat bisa terpenuhi," katanya. 

Meski demikian, menurutnya masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan peningkatan kapasitas sumber air, salah satunya di Dusun Ketos.

Sumur bor yang dibangun di wilayah tersebut, lanjutnya, belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat sehingga pemerintah kalurahan berencana menambah kedalaman sumur melalui anggaran Program Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (P2MK).

"Mudah-mudahan anggaran P2MK untuk air bersih itu bisa digunakan menambah kedalaman sumur sehingga kebutuhan air bersih warga Ketos dapat tercukupi," katanya.

Selain Ketos, Dusun Ngrancah bagian timur dan Pelem Madu juga masih menjadi kawasan yang dipantau karena kerawanannya terhadap kekeringan.

Ia memastikan pada awal musim kemarau di tahun ini Kalurahan Sriharjo belum mengajukan permohonan dropping air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul karena belum menerima laporan adanya krisis air bersih dari masyarakat.

"Sementara kondisi warga masih aman dan belum ada laporan kekurangan air bersih, Namun, apabila nanti memang diperlukan, tentu akan segera kami ajukan," katanya.

Ia menambahkan pemerintah kalurahan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah rawan kekeringan sebagai langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dari perkiraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mau Meliput Krakatau, 5 Wartawan “Hilang” Sudah Ditemukan, Mampir di Pulau yang Susah Sinyal
    Syukurlah ....
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
Ekonomi
Panen raya bawang merah di ...

Semburan asap di Pasar Baru

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Tentara Jepang Tiba di Pontianak, Boyong 3 Heli Raksasa Chinook Bantu Padamkan Karhutla

Tentara Jepang Tiba di Pontianak, Boyong 3 Heli Raksasa Chinook Bantu Padamkan Karhutla

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.