Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lada Putih Babel Melemah, Penyusutan Kebun Jadi Biang Kerok

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lada Putih Babel Melemah, Penyusutan Kebun Jadi Biang Kerok Doc: ANTARA/Aprionis
Ket. Produksi lada putih petani di Kepulauan Bangka Belitung.

PANGKALPINANG – Produksi lada putih menjadi indikator penting bagi daya saing subsektor rempah Indonesia di pasar global.

Peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada perluasan areal tanam, tetapi juga pada produktivitas lahan, kualitas benih, penerapan budidaya yang berkelanjutan, serta kemampuan petani menghadapi perubahan iklim.

Di sisi lain, stabilitas produksi perlu diimbangi dengan penguatan rantai pasok dan hilirisasi agar nilai tambah tidak hanya dinikmati pada tahap budidaya, tetapi juga melalui pengolahan dan ekspor produk bernilai tinggi.

Dengan demikian, penguatan produksi lada putih berpotensi meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok rempah dunia.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan produksi lada putih petani Kepulauan Babel selama 2025 sebanyak 9.464,95 ton atau turun dibandingkan tahun sebelumnya 12.008,66 ton, karena berkurangnya luas perkebunan komoditas unggulan ekspor daerah.

"Kita terus berupaya untuk meningkatkan minat petani untuk memperluas perkebunan lada ini," kata Kepala DPKP Provinsi Kepulauan Babel Kurniawan di Pangkalpinang, Babel, Jumat (26/6).

Ia mengatakan berdasarkan data hasil perkebunan lada putih petani Kepulauan Babel selama 2025 sebanyak 9.646,96 ton tersebar di Kabupaten Bangka 1.198,68 ton, Belitung 3.831,82 ton, Bangka Barat 115,91 ton, Bangka Tengah 161,36 ton, Bangka Selatan 3.331,45 ton, dan Belitung Timur 1.007,73 ton.

Sementara itu, produksi lada putih selama 2024 sebanyak 12.008,66 ton tersebar di Kabupaten Bangka 878,78 ton, Belitung 4.321,86 ton, Bangka Barat 1.502,70 ton, Bangka Tengah 225,60 ton, Bangka Selatan 3.893,06 ton, dan Belitung Timur 1.186,66 ton.

"Penurunan produksi lada putih ini, karena berkurangnya luas perkebunan lada putih sebagai dampak alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit dan lainnya," katanya.

Ia menyatakan luas perkebunan lada petani Kepulauan Babel pada 2025 seluas 18.948,81 hektare atau berkurang dibandingkan tahun sebelumnya 28.096,81 hektare.

Luas perkebunan lada putih petani Kepulauan Babel 2025 seluas 18.948,81 hektare tersebar di Kabupaten Bangka 1.665,17 hektare, Belitung 5.903,09 hektare, Bangka Barat 525,34 hektare, Bangka Tengah 544,76 hektare, Bangka Selatan 6.970,38 hektare, dan Belitung Timur 3.340,04 hektare.

"Pada tahun ini, kita menyalurkan bantuan kepada petani untuk membuka 400 hektare perkebunan lada dan ini salah satu langkah kita untuk meningkatkan produksi lada putih ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.