Hubungan Donald Trump dan Xi Jinping Sepertinya Melunak, Bahkan Sedikit Mesra
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 11:27 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
WASHINGTON – Makan malam bersama menjadi ajang perdamaian antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
"Sebagai pemimpin kedua negara, Presiden Xi dan saya sama-sama memahami bahwa kami mewakili sistem yang berbeda, tetapi ikatan antara rakyat kami tetap kokoh dan hubungan belum pernah sebaik ini," kata Trump Kamis (24/9).
Trump menyampaikan pernyataan tersebut sebagai cerminan persahabatan antara kedua negara, meskipun terdapat perbedaan yang telah berlangsung lama antara AS dan Beijing.
Dalam jamuan tersebut, Trump juga memberikan hadiah kepada Xi yang dibuat oleh seorang seniman asal AS.
"Dalam semangat persahabatan tersebut, merupakan kehormatan bagi saya untuk memberikan Presiden Xi hadiah yang dibuat oleh seorang seniman Amerika yang luar biasa, salah satu yang terbaik di dunia, dan dirancang melalui kolaborasi pribadi dengan Melania dan saya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, dalam sambutannya setelah pidato Trump, Xi mengatakan kedua pemimpin telah melakukan pertukaran yang tulus dan mendalam serta mencapai kesepahaman bersama mengenai sejumlah isu.
"Hal ini telah menambah substansi baru bagi hubungan China-AS yang konstruktif dan stabil secara strategis, serta memberikan panduan strategis baru bagi hubungan China-AS," kata Xi.
Xi menyebut pertukaran kunjungan kenegaraan kedua presiden dalam waktu kurang dari enam bulan sebagai momentum bersejarah dalam hubungan bilateral.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hari ini, kami telah sampai pada momentum bersejarah lainnya bagi hubungan China-AS. Presiden Trump telah berkomitmen untuk membuat Amerika kembali hebat dan memimpin rakyat Amerika mencapai kemajuan signifikan. China berkomitmen mencapai peremajaan besar bangsa dan modernisasi China terus menciptakan terobosan baru," kata Xi.
Kedua tujuan tersebut, lanjut Xi, sama-sama ambisius dan tentu dapat saling memperkuat.
"China dan AS harus bertindak sebagai negara besar yang bertanggung jawab, memenuhi harapan rakyat, mengikuti perkembangan zaman, serta mengeksplorasi pendekatan baru bagi negara-negara besar untuk hidup berdampingan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!