Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Ponorogo Dorong Penguatan Daya Saing UMKM

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 08:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Ponorogo Dorong Penguatan Daya Saing UMKM Doc: ANTARA
Ket. Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita (kiri) menyerahkan sertifikat halal kepada perwakilan pelaku usaha Kampung Sate saat penyerahan sertifikasi halal bagi UMKM kuliner di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo, Jawa Timur. 

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendorong penguatan daya saing usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui sertifikasi halal setelah Kampung Sate di Kelurahan Nologaten, Purbosuman, dan Setono serta Kampung Dawet di Desa Jabung resmi ditetapkan sebagai kampung halal.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, di Ponorogo, Kamis (27/8), mengatakan sertifikasi halal menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian kepada konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal.

"Semakin banyak pelaku UMKM yang memiliki sertifikat halal. Ini menjadi kabar baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen karena memberikan kepastian terhadap produk yang dikonsumsi," katanya.

Penetapan itu ditandai dengan penyerahan sertifikat halal kepada pelaku usaha kuliner oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo.

Menurut Lisdyarita, keberadaan sertifikat halal dapat memperluas akses pasar produk kuliner khas Ponorogo karena semakin mudah diterima masyarakat di berbagai daerah.

Pemerintah daerah berharap sertifikasi tersebut tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha melalui perluasan pemasaran produk.

Selain memperkuat sektor UMKM, Pemkab Ponorogo juga mendorong pengembangan Kampung Sate dan Kampung Dawet Jabung sebagai destinasi wisata gastronomi berbasis kuliner khas daerah.

Konsep tersebut diharapkan mampu menggabungkan pengalaman wisata dengan kekayaan kuliner lokal sehingga memberikan nilai tambah bagi pengunjung maupun pelaku usaha.

Dengan status kampung halal, kedua sentra kuliner itu diharapkan semakin dikenal luas dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan serta sektor pariwisata di Kabupaten Ponorogo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Olahraga
Undian US Open 2026 Beri Al...
Olahraga
MotoGP:  Marc Marquez Berpe...
Olahraga
Hasil Undian Liga Champions...
Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.