Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 11:37 WIB | Oleh:
Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki Doc: ist
Ket. rakyat miskin, wakilnya korupsi

JAKARTA – Kasus korupsi masuk ke mana-mana termasuk ke ujung Papua. Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua mengamankan enam boks berisi dokumen setelah menggeledah dua lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi perjalanan dinas Sekretariat DPR Papua senilai Rp44,23 miliar.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua Jusak Ayomi di Jayapura, Jumat, mengatakan penggeledahan dilakukan Kamis (24/9) di ruangan mantan Sekretaris DPR Papua di Jalan Sam Ratulangi dan rumah pribadi J.J.W. di Jalan Nirwana, Dok V Atas.

"Dari penggeledahan yang dilakukan di dua lokasi, penyidik mengamankan enam boks berisi dokumen," kata Jusak Ayomi.

Ia mengatakan penggeledahan dilakukan untuk menemukan dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi perjalanan dinas pada Sekretariat DPR Papua periode 2015 hingga 2025.

Menurut dia, penyidik melakukan penggeledahan karena mengalami kesulitan mendapatkan sejumlah dokumen dari para saksi.

Dokumen tersebut diduga masih tersimpan di ruangan mantan Sekretaris DPR Papua J.J.W., yang kini sudah pensiun.

Ruangan yang pernah digunakan mantan sekretaris dewan tersebut hingga Kamis (24/9) masih terkunci dan kuncinya belum dikembalikan kepada Sekretariat DPR Papua.

"Dokumen-dokumen yang diamankan itu saat ini sedang diteliti oleh penyidik Pidsus Kejati Papua," katanya.

Jusak mengatakan penyidik hingga kini belum menetapkan tersangka dan masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Menurut dia, belasan saksi telah dimintai keterangan, termasuk mantan Sekretaris DPR Papua J.J.W.

Kejati Papua menangani dugaan korupsi perjalanan dinas pada Sekretariat DPR Papua periode 2015 hingga 2025 dengan nilai sekitar Rp44,23 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...

Peningkatan produksi bahan baku bioetanol

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Luar Negeri
Hubungan Donald Trump dan X...

Pemakaman ABK Arupadhatu 1 di Pandeglang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...
Daerah
Peternak Tak Boleh Kekurang...

SPKLU perdana di Kota Tangerang

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
SPKLU perdana di Kota Tange...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.