Tren Kopi dan Gaya Hidup Urban Diangkat Lewat Kampanye Berbasis Pengalaman Pelanggan
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 20:28 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Fore Coffee
JAKARTA – Fore Coffee resmi memperkenalkan empat brand ambassador baru dalam kampanye bertajuk “Setiap Fore Punya Cerita”. Mereka adalah Sheila Dara, Afgan, Baskara Mahendra, dan Syifa Hadju.
Jaringan kedai kopi yang kini memiliki lebih dari 300 gerai di Indonesia tersebut menyebut pemilihan keempat figur publik itu tidak semata-mata didasarkan pada popularitas mereka. Fore Coffee menilai keempatnya merupakan pelanggan yang telah lama mengenal dan menggunakan produk-produknya, sehingga dinilai mampu merepresentasikan hubungan autentik antara merek dan konsumen.
Melalui kampanye “Setiap Fore Punya Cerita”, Fore Coffee ingin menyoroti berbagai pengalaman dan momen yang lahir dari secangkir kopi. Kampanye ini sekaligus menjadi upaya perusahaan untuk memperkuat kedekatan dengan pelanggan yang selama ini menjadi bagian dari pertumbuhan bisnisnya.
Chief Marketing Officer Fore Coffee, Matthew Ardian, mengatakan penunjukan brand ambassador merupakan langkah yang berkembang secara alami seiring meningkatnya keterlibatan pelanggan terhadap merek tersebut.
“Kesuksesan ini terukur dari pertumbuhan brand awareness yang meningkat setiap tahun, diikuti word-of-mouth organik sebagai aset nyata perusahaan. Inisiatif penunjukan brand ambassador ini adalah strategi yang tumbuh secara alami dari brand, karena mereka merupakan bagian dari jutaan pelanggan setia Fore Coffee,” ujarnya dalam terangannya pada hari Rabu (24/6).
Sebaiknya Anda baca juga:
Fore Coffee selama beberapa tahun terakhir terus memperluas jangkauan bisnisnya ke berbagai kota besar maupun kota tingkat dua dan tiga di Indonesia. Sejumlah produk seperti Butterscotch Sea Salt Latte, Kopi Dari Tani, dan Berry Manuka Americano menjadi menu andalan yang banyak diminati kalangan Gen Z dan milenial.
Dalam kampanye tersebut, masing-masing brand ambassador membagikan pengalaman personal mereka bersama Fore Coffee.
Sheila Dara mengaku mulai mengenal kopi melalui menu Berry Manuka Americano. Menurutnya, minuman tersebut menjadi pilihan yang nyaman karena dirinya memiliki sensitivitas terhadap produk berbahan susu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Fore menjadi gateway aku untuk mulai menikmati kopi. Berawal dari rasa penasaran, lalu berkembang menjadi pengalaman yang terasa hangat dan akrab, seperti pulang ke rumah,” kata Sheila.
Sementara itu, Afgan menilai Fore Coffee telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-harinya, termasuk saat mempersiapkan penampilan bersama tim sebelum naik ke atas panggung.
“Fore Coffee berperan sebagai mood booster aku dan tim jadi lebih semangat buat manggung,” ujarnya.
Bagi Baskara Mahendra, Fore Coffee merupakan teman perjalanan yang selalu mudah ditemukan di berbagai lokasi. Ia mengaku kerap mencari gerai Fore Coffee saat berada di bandara maupun ketika bepergian ke berbagai kota.
“Ke mana pun aku pergi, Fore Coffee selalu ada. Kalau aku travelling, di bandara yang aku cari langsung Fore Coffee. Sampai kota tujuan, Fore lagi. Karena Fore Coffee ada di mana-mana, ke mana pun rasanya selalu konsisten,” kata Baskara.
Sedangkan Syifa Hadju mengaitkan Fore Coffee dengan momen kebersamaan bersama keluarga. Menurutnya, kehadiran kopi sering menjadi bagian dari pengalaman yang membuat suatu momen terasa lebih hangat dan berkesan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!