Laporan Jobstreet by SEEK: Karyawan yang Tak Puas Gaji Berisiko 2,2 Kali Lebih Cepat Resign
📅 Selasa, 23 Jun 2026, 15:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohKaryawan yang menerima kenaikan gaji berbasis kinerja tercatat lebih puas dibandingkan mereka yang hanya mendapatkan penyesuaian massal di tingkat perusahaan. Tingkat kepuasan kelompok tersebut mencapai 89 persen, sedangkan pada kelompok penyesuaian massal hanya sebesar 67 persen.
Perbedaan juga terlihat pada kelompok generasi pekerja. Gen Z yang rata-rata masih berada di level awal karier justru menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dengan angka mencapai 65 persen.
Sebaliknya, Gen X yang umumnya memiliki pendapatan lebih besar menjadi kelompok yang paling merasa kurang dihargai. Hanya 41 persen dari kelompok ini yang merasa telah mendapatkan kompensasi yang memadai.
Jobstreet by SEEK pun mendorong perusahaan untuk membangun komunikasi yang transparan terkait kompensasi. Perusahaan juga disarankan menyediakan alternatif lain seperti bonus kinerja, asuransi kesehatan, dan tunjangan kesejahteraan guna menjaga loyalitas karyawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami sangat menganjurkan bagi para pemimpin perusahaan dan pemberi kerja lainnya untuk mengedepankan komunikasi yang transparan dan menetapkan target capaian yang jelas guna mencegah risiko karyawan menarik diri secara sepihak yang dapat mengganggu produktivitas bisnis. Gaji yang adil adalah fondasi, tetapi kenyamanan bekerja dibangun di atas apresiasi oleh perusahaan yang bijak terhadap pekerja potensial,” tutup Wisnu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!