Wamendagri Dorong Aglomerasi Jabodetabekpunjur
📅 Rabu, 29 Apr 2026, 18:00 WIB | Oleh: Ilham SudrajatTANGERANG - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya kian masif mendorong pemerintah daerah konsep aglomerasi. Khususnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, Cianjur (Jabodetabekpunjur) mengutamakan pendekatan sektoral dalam menangani beragam persoalan didaerah.
"Konsep aglomerasi itu prospek masa depan. Dengan catatan tidak terlalu ribet dengan urusan kelembagaan formal," ujar Bima di Tangerang Rabu (29/4).
Bima menilai pendekatan kelembagaan kerap terjebak pada perdebatan soal kewenangan, perencanaan dan anggaran. Sehingga penanganan masalah nyata di lapangan terus tertunda.
"Kelembagaan ini, kita bicara lembaganya, kita bicara kewenangannya, kita bicara pengurusnya, enggak habis-habis. Keburu banjir duluan, macet duluan, itu yang terjadi di Jakarta," kata dia.
Menurut dia pendekatan sektoral akan memberikan solusi yang lebih konkret karena otoritas, pembiayaan dan pemilik proyek (project owner) sudah jelas sejak awal. Contohnya, persoalan sampah sebagai salah satu isu prioritas yang kerap menyulitkan kepala daerah, mulai dari banyaknya tawaran vendor dengan beragam teknologi, sulitnya mencari lahan, hingga penolakan warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, lanjutnya, pemerintah sedang mempercepat program pengelolaan sampah energi listrik (PSEL) dan Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). "Kalau LSDP ini yang dibantu oleh World Bank, ini skalanya lebih menengah-kecil dan fokus sebetulnya kepada tata kelola," ucap dia.
Selain itu, Bima juga menekankan pentingnya pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi dikawasan Jabodetabekpunjur guna meningkatkan konektivitas antarwilayah. "Ini tantangan berat tapi insyaallah bisa selesai bersama-sama," ujar dia.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengaku semangat dan serius dalam hal mengelola tata kelola pemerintahan untuk bisa bersama-sama, duduk bersama, dan bekerja sama-sama. Karena, Kabupaten Tangerang itu berbatasan dengan DKI, Bogor, Serang dan Lebak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Artinya bahwa saat inikan pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya dalam menjalankan program aglomerasi. Salah satunya adalah aglomerasi terkait dengan pengolahan sampah menjadi energi listrik," kata Maesyal. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!