Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus, Tiongkok Tambah Bantuan
📅 Selasa, 23 Jun 2026, 15:46 WIB | Oleh: Deri HenriawanSementara itu, penelitian terbaru memberikan petunjuk baru mengenai asal-usul wabah. Para ilmuwan dari Departemen Laboratorium Kesehatan Nasional dan Layanan Diagnostik Kementerian Kesehatan Uganda serta Institut Penelitian Biomedis Nasional Kongo menyatakan bahwa galur yang saat ini beredar, yakni Ebola Bundibugyo, berasal dari penularan baru yang bersumber dari satwa liar.
Temuan tersebut menepis dugaan bahwa wabah saat ini berasal dari rantai penularan lama yang tersembunyi atau terus menyebar tanpa terdeteksi.
Kekhawatiran terhadap penyebaran lintas negara juga mulai muncul. Kementerian Kesehatan Israel melaporkan kasus suspek Ebola kedua yang melibatkan seorang warga yang baru kembali dari DRC.
Pemeriksaan laboratorium terhadap kasus tersebut masih berlangsung dan hasilnya diperkirakan akan keluar dalam beberapa hari ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasien tersebut telah ditempatkan dalam isolasi sesuai protokol penanganan penyakit menular berbahaya dan menjalani pemeriksaan di Sheba Tel Hashomer Medical Center, rumah sakit rujukan untuk kasus serupa.
Sehari sebelumnya, kasus suspek Ebola pertama dilaporkan oleh Israel. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!