Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polresta Bandung Terapkan One Way Sepenggal di Jalur Nagreg untuk Urai Kemacetan

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 17:02 WIB | Oleh:
Polresta Bandung Terapkan One Way Sepenggal di Jalur Nagreg untuk Urai Kemacetan Doc: antara foto
Ket. Kondisi lalu lintas di Nagreg, Jawa Barat.

BANDUNG - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, menggencarkan upaya rekayasa lalu lintas berupa one-way sepenggal di jalur Nagreg guna mengurai kemacetan arus kendaraan menuju arah timur.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono di Bandung, Kamis (19/3), mengatakan bahwa hingga pukul 15.15 WIB, penerapan one-way sepenggal telah dilakukan sebanyak tiga kali secara kolaborasi bersama berbagai pihak terkait.

“Kami informasikan kondisi situasi jalur Nagreg ini pada pukul 15.15 WIB. Kami Polresta Bandung berkolaborasi dengan Polda Jabar dan Dishub melaksanakan one-way sepenggal,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa upaya rekayasa lalu lintas tersebut telah diterapkan dari wilayah Limbangan yang merupakan kawasan hukum Polres Garut hingga kawasan hukum Polresta Bandung di Nagreg.

“Total hari ini sudah kami laksanakan sebanyak tiga kali,” ujarnya.

Menurut dia, langkah rekayasa lalu lintas tersebut dinilai efektif dalam memperlancar arus kendaraan yang melaju ke arah Limbangan dan Garut.

“Alhamdulillah, CB one-way sepenggal ini sangat efektif dan kemacetan terurai,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Humas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Eric A. Prabowo, menjelaskan rata-rata kendaraan yang melintas mencapai sekitar tujuh ribu kendaraan per jam pada hari ini.

Dirinya menyebut upaya rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh tim gabungan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan meski volume terus meningkat.

"Kita lihat traffic counting sangat tinggi, namun kepadatan arus lalu lintas di wilayah Nagreg ini bisa dibilang lancar. Hanya beberapa kali saja ada sentakan, itu pun karena proses rekayasa untuk buka tutup arus," jelasnya.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung juga menyebut volume kendaraan yang melintas hingga pukul 14.00 WIB mencapai 98,010 kendaraan atau sekitar 71 persen dari total kendaraan 24 jam di hari sebelumnya yang menyentuh 137.032 kendaraan.

Jika dihitung sejak H-7 Lebaran, total kendaraan yang melintasi jalur Nagreg hingga saat ini mencapai 497,584 unit dengan didominasi menuju ke arah timur, seperti Garut, Tasikmalaya, dan Jawa Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Arsenal Melanjutkan Awal Se...
Olahraga
Semarak Parade FIFA ASEAN C...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.