Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Wajah dan Suara Anda Kini Bisa Ditiru Sempurna oleh AI, Wamenkomdigi Ungkap Bahayanya

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Waspada! Wajah dan Suara Anda Kini Bisa Ditiru Sempurna oleh AI, Wamenkomdigi Ungkap Bahayanya Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan pidato sambutan dalam acara Indonesia Ethical AI Summit 2026 di Jakarta pada Rabu (17/6).

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI) melalui teknologi "deepfake" menjadi salah satu tantangan etis dan keamanan digital yang perlu diantisipasi secara serius karena berpotensi meningkatkan ancaman penipuan digital.

Teknologi "deepfake" memungkinkan pembuatan video, gambar, maupun suara palsu yang menyerupai aslinya sehingga semakin sulit dibedakan dari kenyataan.

"Sekarang suara kita bisa ditiru, gambar wajah kita bisa ditiru, dan tampil dalam bentuk 'deepfake' video yang dihasilkan oleh AI dengan sangat mulus," kata Nezar dalam acara Indonesia Ethical AI Summit di Jakarta, Rabu.

Menurut Nezar, perkembangan kecerdasan buatan saat ini berlangsung sangat cepat, bahkan telah melampaui fase kecerdasan buatan generatif (generative AI) menuju kecerdasan buatan otonom (agentic AI) dan berbagai teknologi baru lainnya.

Perkembangan tersebut membawa manfaat besar bagi berbagai sektor, tetapi pada saat yang sama juga memunculkan risiko-risiko baru yang memerlukan perhatian serius.

Dalam aspek keamanan siber, ia menyoroti pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan digital untuk melakukan penipuan dengan memanfaatkan teknologi "deepfake".

Menurutnya, hasil manipulasi berbasis AI kini telah berkembang menjadi apa yang disebut sebagai realitas sintetik (synthetic reality), yaitu konten hasil rekayasa digital yang semakin sulit dibedakan dari kenyataan.

Ia menilai rendahnya literasi masyarakat mengenai perkembangan AI membuat banyak orang mudah terkecoh oleh konten hasil manipulasi tersebut.

"Awamnya masyarakat kita tentang perkembangan AI ini membuat banyak yang terkecoh. Itu sebabnya 'scam' saat ini luar biasa," ujarnya.

Nezar juga mengingatkan pentingnya keterlibatan manusia dalam proses pengambilan keputusan (human in the loop) pada pengembangan kecerdasan buatan otonom yang memiliki kemampuan melakukan penalaran dan mengambil keputusan secara mandiri (decision making).

Menurutnya, sejumlah pakar telah mengusulkan penerapan protokol yang lebih ketat agar keputusan-keputusan penting tetap berada dalam pengawasan manusia.

"Banyak pakar mengusulkan agar dilakukan satu protokol yang cukup ketat, termasuk menerapkan prinsip 'human in the loop' dalam 'decision making'," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai pendekatan etika AI tidak lagi cukup bersifat sukarela sebagaimana pada tahap awal perkembangan teknologi tersebut.

Ia menegaskan bahwa prinsip-prinsip seperti transparansi, akuntabilitas, dan keamanan harus diwujudkan secara nyata dalam proses pengembangan produk AI melalui pendekatan etika sejak tahap perancangan (ethics by design).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Luar Negeri
Brasil Protes Tarif Dagang ...
Luar Negeri
Uni Eropa Blokir Total Impo...
Advertisement
Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.